BAUBAU, BP- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Baubau menargetkan akan mengeluarkan 2800 sertifikat tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di tahun depan. Sertifikasi ini termasuk aset-aset tanah milik Pemerintah Daerah (Pemda).
“Tahun 2020 kami targetkan itu 4000 peta bidang tanah dan 2800 sertifikat tanah, rencananya sertifikat aset-aset pemda,” ungkap Kepala BPN Kota Baubau Achmad Ramli ditemui usai penyerahan 1000 sertifikat tanah di halaman Kantor Walikota Baubau Kamis (12/12).
Dalam pengurusan sertifikat tanah ini, pihaknya berharap ada kerjasama dari dari masyarakat yang ingin bermohon untuk sertifikasi tanahnya. Sehingga petugas pengukur di lapangan lebih mudah dalam memetakan batas-batas tanah, dan prosesnya lebih cepat.
“Jadi dalam PTSL ini dibutuhkan kerjasama dengan masyarakat, kalau ingin cepat mereka harus pasang tanda batas, buat permohonan segera, menyiapkan alas hak tanah, foto copy KTP, foto copy KK. Jadi sekitar satu bulan sudah selesai,” jelasnya.
Selain itu, bagi masyarakat yang berada di luar daerah yang juga ingin melakukan pengurusan sertifikat tanah, maka pihak keluruhan juga diminta kerja samanya agar menyampaikan kepada pemilik tanah. Sehingga hambatan-hambatan di lapangan terkait pengurusan sertifikat tanah di lapangan dapat diminimalisir.
“Kerja samanya juga termasuk aparat-aparat di kelurahan, karena banyak masyarakat yang tidak berada di tempat, jadi itu kesulitan kami. Ada masyarakat yang mempunyai tanah di sini, tapi dia bekerja di luar daerah,” pungkasnya.
Sementara untuk tahun ini, pihaknya telah menargetkan 7500 bidang tanah dan sertifikat sebanyak 6000 dalam program PTLS di 18 kelurahan. Sebanyak 1000 sertifikat telah diserahkan pada Kamis (12/12) di halaman Kantor Walikota Baubau, sementara sisanya akan diserahkan di kelurahan masing-masing. (#)
Peliput: LM Syahrul

