Peliput: Hengki TA
BAUBAU, BP – Penghuni di Kos kosan Lr artum Kelurahan Tanganapada Kecamatan Murhum Kota Baubau kamis (19/01) sekitar pukul 07.00 wita di gegerkan dengan tewasnya salah seorang penghuni kos. Firman (23) asal Lande, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Buton Selatan, yang merupakan salah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) Fakultas Ekonomi, Jurusan Akutansi ditemukan tidak bernyawa didalam kamar kos nomor 14 lantai bawah.
Armin, yang merupakan sepupu korban, mengatakan pertama kali mengetahui korban sudah tidak bernyawa lagi, pada saat ia datang ke kos untuk mencari korban. Namun ketika ingin membuka kamarnya, terkunci dan saat dipanggil korban tidak menjawab sejak dari Rabu sore (18/01) pada pukul 15.00 Wita.
“Dari kemarin sore kamarnya sudah terkunci, sejak datang dari kampung bersama adiknya Barlin, dan dipanggil tidak menjawab. Tetapi sebelumnya saya datang kembali pagi ini, langsung saya tanya sama adiknya, namun setelah dipanggil-panggil tetap dia tidak dijawab,” jelasnya.
Dari hal tersebut, Armin beranggapan ada sesutu yang telah terjadi, sehingga ia mengintip melalui fentilasi dengan cara digendong oleh adik korban dan melihat korban mengeluarkan busa melalui hidungnya.
“Saya langsunng suruh adiknya untuk menurukna saya, kemudian kita mendobrak pintunya, dan saya lihat keadannya sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi tangan terlentang dan tangan diatas, serta keluar busa dari hidung dan mulut mengeluarkan cairan darah” tuturnya.
Selain itu, Kapolsek Murhum, IPTU Syukri Masse, membernarkan adanya penemuan mayat tersebut. Dari hasil identifikasi, pihaaknnya belum memastikan apa penyebab kematiannya dan sementara dalam penyelidikan. Namun dugaan sementara korban meninggal karena ovor dosis. Sedangkan untuk tanda-tanda kekerasan tidak ditemukan sama sekali.
“Peyebab kematian kami masi dalam lidik, karena saat kita mendatangi TKP, kita menemukan bunguskasn obatsakit kepala Panadol, obat nyamuk jenis hit sebanyak empat buah dan vitamincimin sebanyak tujuh bungkus, serta botol bir berisi air mineral,” kata Syukri Masse.
Anggota Polsek Murhum yang bekerja sama dengan tim identififasi Polres Baubau, usai melakukan indentifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihaknya membawa korban ke RSUD Palagimata dengan mengunakan mobil Ambulance rumah sakit Bhayangkara, guna untuk pemeriksaan lebih lanjut.(*)
