Peliput : Amirul — Editor: Ardi Toris
BATAUGA,BP-Satgas Covid-19 Kabupaten Buton Selatan (Busel) terus bekerja mendeteksi dan mentracking warganya yang kontak erat dengan pasien covid-19, pemeriksaannya dengan metode rapid test, swab hingga dilanjutkan diuji ke Laboratorium RS Bahteramas di Kendari, hasilnya telah keluar.
Sebanyak 48 orang, sesuai surat nomor 440/2058 yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Provisni Sultra tertanggal 11 Juli 2020 kepada Dinas Kesehatan Buton Selatan atas pemeriksaan laburatorium Covid-19 yang dilakukan Laboratorium RS Bahteramas dengan menggunakan dengan metode real time PCR, hasilnya negatif
“Iya sudah keluar kemarin dan alhamdulilah ke 48 orang itu, hasilnya negatif,” ucap Jubir Satgas Covid-19 Busel Bakri Abdullah saat dihubungi melalui telepon, Minggu (12/7)
Lanjutnya, sejumlah warga yang hasil swabnya negatif itu merupakan keluarga dekat yang berhubungan erat dengan para pasien covid-19. Selain itu juga ada tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien bayi yang terkonfirmasi postif, termasuk ibunya
“Termasuk ibu bayi yang positif itu diswab, hasil pertamannya negatif dan kedua juga hasilnya negatif. Jadi hanya bayinya saja yang positif,” tuturnya.
Terkait, calon mahasiswa UHO asal Busel yang terkonfirmasi positif Covid-19, kata Bakri, telah langsung ditangani di Kendari
“Karena ia di rapid test disana begitupula swabnya, maka yang bersangkutan di karantina di Kendari,” ujarnya
Kata Bakri, pihaknya belum lama ini, juga telah mengirim tiga sample pemeriksaan swab warga Busel untuk diuji ke Laboratorium RS Bahteramas.
“Kita tunggu hasil swabnya ini ada empat orang, karena satu orang belum keluar, kemungkinan dalam waktu tiga atau empat hari kedepan sudah ada hasilnya,” katanya
Ditambahknya, untuk mencegah penyebaran covid-19, ia mengimbau kepada masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi ini. Yakni membiasakan cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak. (*)
