Peliput: Zaman Adha — Editor: Ardi Toris
BAUBAU, BP – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Baubau telah menyalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk Kota Baubau Rp 14 miliar. DAK ini dibagi dalam beberapa bidang.
Kepala KPPN Baubau Nazuar mengatakan mengurai DAK fisik yang berasal dari APBN tersebut disalurkan untuk bidang pendidikan, lingkungan hidup, dan kesehatan.
“Di bidang pendidikan Rp 1,3 miliar, bidang lingkungan hidup Rp 3,1 miliar, dan bidang kesehatan Rp 9,5 miliar,” urainya.
Pihaknya berharap DAK fisik yang sudah disalurkan ini dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi di Kota Baubau. Khususnya untuk DAK fisik di bidang kesehatan, diharapkan dapat menunjang penanganan Covid-19.
DAK fisik tahap I yang dikelola Pemkot Baubau, masih tersisa sekitar Rp 1 miliar. Pihaknya meminta instansi di Pemkot Baubau yang menerima DAK fisik, agar segera mengirim dokumennya untuk mengantisipasi keterlambatan.
Nazuar menambahkan, pihaknya menangani sekitar 100 satuan kerja (Satker) di Kota Baubau. Totalnya se Sulawesi Tenggara mencapai 500 Satker.
“Jadi memang cukup berat,” katanya.
Pihaknya mengimbau kepada semua Satker dan OPD di Kota Baubau yang mengelola DAK, agar menggunakan anggaran tersebut sesuai yang diharapkan, demi kemajuan Kota Baubau.
“Buat perencanaan dengan baik dan benar, laksanakan tepat waktu, cepat, tepat, transparan, serta buat pertanggungjawaban yang akuntabel,” harapnya. (**)
