Penandatangan berita acara deklarasi damai pilkades serentak di Buteng - IST

Peliput: Hengki TA

LABUNGKARI, BP – Sebayak 49 Calon Kepala Desa (Cakades) yang tersebar di 16 Desa di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), siap mensukseskan pemilhan dengan aman dan damai diwilayahnya masing-masing. Hal tersebut diungkap, saat para Cakades mengikuti deklarasi damai didepan kantor Bupati, Sabtu (06/12)

Penandatangan berita acara deklarasi damai pilkades serentak di Buteng - IST
Penandatangan berita acara deklarasi damai pilkades serentak di Buteng – IST

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Buteng akan dilaksanakan pada 14 Desember mendatang dan diikuti 16 desa yang terbagi di tujuh Kecamatan di Buteng. Di Kecamatan Talaga di Desa Talaga Besar dan Talaga Dua, Kecamatan Mawasangka di Desa Wasilomata II dan Desa Dahiango,

Kemudian, Kecamatan Mawasangka Timur di Lagili, Desa Bonemarambe, Desa Inulu dan Desa Lasori. Kecamatan GU di Desa Walando, Desa Waliko, Desa Rahia, Desa Wakeakea, Desa Wadiabero. Kecamatan Lakudo di Desa Mone dan Kecamatan Sangia Wambulu di Desa Tolandona Matanaeo

Pada deklarasi damai tersebut, disaksikan langsung Bupati Buteng H Samahuddin SE, Kapolres Baubau AKBP Rio Tangkari, Ketua DPRD Buteng Bobi Ertanto, hingga seluruh pejabat Pemerintah kabupaten Buteng, ketika penandatanganan berita acara para cakades.

Dikesempatan itu, Bupati Buteng H Samahuddin SE berpesan kepada seluruh cakades yang akan mengikuti pilkades mendatang, untuk lebih mengenal desa yang akan dipimpinnya. Selain itu, jadikanlah pilkades sebagai momentum silaturahim dalam membangun masa depan daerah.

“Pilkades bukan ajang saling menjatuhkan, memfitna, membenci dan saling merendahkan, apalagi saling betrok,” jelasnya.

Lanjutnya, orang nomor satu di Buteng itu juga meminta kelada para cakades, untuk bersama-sama komitmen menciptakan pilkadesn yang aman dan damai, sehingga ikrar kebersamaan dalam jiwa kemufakatan dalam menyongsong masa depan daerah yang berkemajuan.

“Mari jaga solidaritas dan kebersamaan kita, sebab daerah ini sedang menanti karya nyata kita,” tuturnya.

Selain itu, pelaksanaan pilkades tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelnya, dimana saat ini hampir seluruh daerah di dunia sedang dilanda wabah covid-19. Oleh sebab itu, mekanisme dan tahapan pelaksanaan pilkades harus menerapkan protokol keaehatan, sebagai bagian komitmen dalam memutus rantai penyebaran virus covid-19.

BACA JUGA: Buteng Masih Kekurangan Dokter, Pemkab Tawarkan Honor hinggga Rp 10 Juta

“Saya mengharpkan kepada kita semua, untuk selalu taat dan patuh pada peratutan tersebut, utamanya panitia pemilihan, para cakades, untuk bersama-sama memberikan pemahaman pada masyarakat tentang pentingnya mencuci tangan, memakai masker, mencegah kerumunan dan mencega kerumunan,” tutupnya.(*)

NONTON JUGA VIDEO BERIKUT:

TARI DAUN NIPAH DARI BAUBAU AKAN MASUK DAFTAR TARI NASIONAL

Sanggar Seni Lakologou yang bertempat di Kelurahan Lakologou membuat sebuah tarian khas Baubau yang nantinya akan dimasukkan menjadi salah satu tarian nasional oleh Balai Pelestarian Nilai dan Budaya Provinsi Sulawesi Selatan. Tarian itu bernama Tari Daun Nipah.

Pemilik Sanggar Seni Lakologou Erna SKM saat dikonfirmasi Baubau Post, Kamis (25/06), mengatakan Balai Pelestarian Nilai dan Budaya (BPNB) Provinsi Sulawesi Selatan memfasilitasi untuk membuat sebuah tarian khas Buton. Dengan demikian Erna memutuskan untuk membuat tarian di wilayahnya tepatnya di Lakologou. Tari Daun Nipah dari Baubau akan masuk daftar tari nasional. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest