F01.3 rapat Persiapan HUT RI ke 75

Laporan: Ardi Toris

SULTRA, BP- Sebagaimana petunjuk pelaksanaan (juklak) Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 dari Kantor Sekretaris Kabinet (Setkab) yang sebelumnya telah dikabarkan, maka juklak tersebut telah diimplementasikan oleh Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra).

Di hadapan Gubernur Sultra H Ali Mazi SH dan segenap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekda DR Hj Nur Endang Abbas MSi melaporkan persiapan yang telah dilakukan. Perangkat upacara bahkan telah menggelar gladi untuk memastikan kesiapan dan kelancaran kegiatan.

F01.3 rapat Persiapan HUT RI ke 75
rapat Persiapan HUT RI ke 75

Menurut Sekda Nur Endang, pelaksanaan HUT Proklamasi RI ke-75 di tahun 2020, di tingkat Prov. Sultra disesuaikan dengan Protokol Kesehatan Covid-19. Karena itulah, semua kegiatan disederhanakan dengan mengacu pada juknis dan juklak yang diatur oleh Pemerintah Pusat.

Sesuai urutannya, Gubernur Sultra akan mengikuti secara virtual Sidang Istimewa DPR untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, pada tanggal 14 Agustus. Di hari dan tanggal yang sama, Gubernur Sultra juga akan memimpin Apel Pramuka.

Pada tanggal 15 Agustus, pagi hari, sebelum Gubernur Sultra melantik Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga (PD-PPM) Sultra, akan dilaksanakan terlebih dulu Kampanye Penggunaan Masker yang akan dimulai oleh seluruh pejabat di 17 kab/kota se-Sultra. Pada jam yang sama, bersama Gubernur Sultra, seluruh pejabat akan memakaikan masker secara simbolik ke masyarakat. Kegiatan ini didukung penuh TNI/Polri.

Pada tanggal 16 Agustus, malam hari, secara inaguratif diadakan Malam Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan, di Watubangga. Acara ini akan melibatkan 75 orang personel TNI-Polri, di bawah koordinator TNI-AU.

Pada 17 Agustus, pagi hari, sebelum mengikuti Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana Negara secara virtual, Gubernur Sultra akan mengikuti Upacara Penaikan Bendera tepat pukul 08.00 WITA. Gubernur Sultra akan mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) lengkap dan dihadiri 75 orang personel yang terdiri atas TNI-Polri, Satpol-PP dan ASN (eselon-2). Komposisi yang sama juga berlaku pada Upacara Penurunan Bendera. Undangan hanya akan diikuti Forkopimda, eselon-2, dan anggota DPRD Provinsi, dan tidak melibatkan eselon-3 dan eselon-4.

Di hari yang sama, seusai upacara di daerah masing-masing, Gubernur Sultra, Bupati, Walikota se-Sultra akan mengikuti Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana Negara secara virtual, semua pejabat dan kepala daerah se-Sultra wajib mengenakan pakaian adat Sultra. Gubernur Ali Mazi akan didampingi Forkopimda, Pimpinan OPD, para Asisten Setda, dan Staf Ahli Gubernur.

Menurut Sekda Nur Endang, untuk “menyemarakkan” HUT RI ke-75 akan diadakan bakti sosial dengan tajuk “Sultra Sejuta Masker”. Sesuai Inpres No. 6 Tahun 2020 yang mengintruksikan menteri dan seluruh kepala daerah di Indonesia untuk mewajibkan masyarakat menggunakan masker, menjaga jarak fisik, dan mematuhi protokol kesehatan, maka untuk kegiatan tersebut dibutuhkan satu juta masker yang akan didistribusikan ke-17 kab/kota, bersama cadangan sembako yang kini tersedia di Posko Gugus Tugas Covid-19. Penyaluran masker dan sembako ini akan melibatkan penuh unsur TNI-Polri beserta seluruh jajaran di bawahnya.

Terkait Program “Kota Kendari sebagai Etalase Sultra”, Gubernur Ali Mazi telah memerintahkan Pol-PP dan Kepala Dinas Kesbangpol untuk melaksanakan imbauan bagi semua pelaku usaha yang berada di setiap ruas jalan di kota Kendari agar memasang Bendera Merah-Putih dan beragam atribut Kemerdekaan RI ke-75. []

Visited 1 times, 1 visit(s) today