La Hardin menyampaikan arahannya usai terpilih sebagai Ketua PGRI Busel Periode 2020-2025 La Hardin menyampaikan arahannya usai terpilih sebagai Ketua PGRI Busel Periode 2020-2025


Peliput : Amirul
BATAUGA,BP-Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Buton Selatan (Busel) untuk memilih kepengurusan PGRI Busel periode 2020-2025, digelar di aula Al Safitri, Kamis (12/11)

Konferensi PGRI yang mengusung tema “Mewujudkan PGRI sebagai organisasi profesi dan perannya dalam meningkatkan mutu pendidikan abad ke 21”, itu dibuka langsung Bupati Buton Selatan, H. La Ode Arusani diwakilkan Asisten II Setda, Ir La Ode Mpute.

 La Hardin menyampaikan arahannya usai terpilih sebagai Ketua PGRI Busel Periode 2020-2025
La Hardin menyampaikan arahannya usai terpilih sebagai Ketua PGRI Busel Periode 2020-2025

Ir La Ode Mpute menyampaikan, momentum ini untuk mengevaluasi segala kelebihan dan kekurangan organisasi. Dengan begitu ke depan, konsistensi dan citra PGRI akan menjadi lebih baik.

Dikatakan, PGRI adalah organisasi profesi yang senantiasa taat pada peraturan. PGRI harus siap bersinergi dengan instansi pemerintah baik vertikal maupun horizontal.

“Semoga visi misi PGRI bisa diwujudkan. Sehingga lahir guru yang bermartabat dan bertindak profesional menuju pendidikan Buton Selatan yang bermutu,” ucap La Ode Mpute

Ketua PGRI Sultra, Dr H Abdul Halim Momo., M.Si menambahkan, profesi guru dihargai karena ada ketulusan dan keikhlasan. Olehnya, penting bagi guru untuk mengikuti perkembangan teknologi, apalagi di tengah pandemi saat ini.

“Ini menjadi momentum bersatunya guru. Saya berharap PGRI Buton Selatan bisa menunjukkan sinergi yang serius dengan membangun komunikasi dengan bupati. Sebab PGRI sebagai organisasi profesi tidak akan bisa berkembang jika tidak memiliki hubugan yang baik dengan pemerintah,” singkatnya

Sementara Ketua PGRI Buton Selatan demisioner periode 2015-2020, Abau, S.Pd.I mengatakan, konferensi PGRI Busel ini merupakan konerensi yang pertama. Sebelumnya masih bergabung dengan Kabupaten Buton.

Abau mengimbau agar seluruh anggota PGRI pro aktif dalam mengusulkan calon. Sehingga akan banyak pilihan untuk kepengurusan nantinya.

“Kami juga atas nama PGRI Buton Selatan berterima kasih kepada Bupati Buton Selatan yang telah menciptakan suasana aman sehingga kita bisa beraktifitas dengan baik dan lancar meski di tengah pandemi covid-19,” tandasnya.

Konferensi PGRI Busel menghasilkan keputusan dengan menetapkan La Hardin, S.Pd.,MM sebagai Ketua PGRI Buton Selatan periode 2020-2025.

La Hardin mengaku akan mengemban tugas dan amanah tersebut sesuai dengan peraturan yang ada dan memberdayakan semua komponen pengurus untuk membesarkan organisasi.

“Saya tidak akan bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan semua teman-teman. Jangan ada lagi dikotomi, kita adalah mitra kerja pemerintah. Kita akan bersinergi, kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk bermitra dengan pemerintah,” tandasnya.

BACA JUGA: Pemilihan Pengurus PGRI Busel Dinilai Tak Sesuai Mekanisme

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua PGRI Sultra, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sultra rayon Baubau-Busel, PGRI Buton Selatan, Ketua PGRI Baubau, Ketua PGRI Buton, dan segenap anggota PGRI Buton Selatan. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *