Gubernur Sultra Ali Mazi menyaksikan pencanagan vaksinasi perdana di Sultra Gubernur Sultra Ali Mazi menyaksikan pencanagan vaksinasi perdana di Sultra

Laporan: Ardi Toris

SULTRA, BP- Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) H Ali Mazi SH menghadiri Pencanangan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Prov. Sultra, yang secara Nasional telah didahului oleh Presiden Joko Widodo sehari sebelumnya. Maka, Kamis 14 Januari 2021, secara serentak Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 dilakukan di 34 provinsi.

 Gubernur Sultra Ali Mazi menyaksikan pencanagan vaksinasi perdana di Sultra
Gubernur Sultra Ali Mazi menyaksikan pencanagan vaksinasi perdana di Sultra

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 secara serentak tersebut merupakan Instruksi Menteri Dalam Negeri bertanggal 5 Januari 2021, demikian Plt Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sultra Hj. Usnia dalam laporan awalnya.
Pelaksanaan Perdana Vaksinasi Covid-19 di Prov. Sultra dilaksanakan di Lounge RSUP Bahteramas. Kecuali Ketua DPRD Sultra dan Kepala Pengadilan Agama Prov. Sultra, anggota Forkopimda Sultra lain, yakni Danrem 143/HO Kendari Brigjen TNI Jannie A. Siahaan, Kapolda Sultra Irjen Pol. Yan Sultra Indrajaya, dan Kajati Prov. Sultra Sarjono Turin, tampak hadir menyertai Gubernur Ali Mazi pada kegiatan ini.
Gubernur Ali Mazi akan memastikan setiap sasaran vaksinasi mendapatkan vaksin Covid-19 secara lengkap, sebanyak dua kali, sesuai yang disyaratkan Kementerian Kesehatan. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada seluruh pejabat daerah dapat memupus keraguan dan kecemasan masyarakat mengenai keampuhan dan keamanan vaksin Covid-19, sekaligus menjadi bantahan sejumlah berita hoaks yang berusaha menyesatkan masyarakat.
“Walaupun dengan hadirnya vaksin kini kita bisa berharap hidup normal kembali, namun saya tetap berpesan kepada kita semua agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan dalam pelaksanaan aktifitas sehari-hari. Tetap jaga kesehatan diri, jaga kesehatan keluarga, dan kesehatan masyarakat untuk keselamatan dan kebaikan bersama,” tegas Gubernur Ali Mazi.
Gubernur Ali Mazi, Wakil Gubernur Lukman Abunawas, dan Sekda Prov. Sultra Nur Endang Abbas, kemudian menyaksikan vaksinasi perdana Covid-19 yang diterima Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Prof. M. Zamrun Farihu, disusul kemudian oleh Asisten I Pemprov Sultra Basiran, dan dari anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra dr. Tety Yuniarty Sudiro yang mewakili tenaga kesehatan. Penyuntikan dilakukan oleh Ketua IDI Sultra dr. La Ode Rabiul Awal.
Pelaksanaan perdana vaksinasi Covid-19 di Sultra ini berjalan lancar dan Gubernur Ali Mazi senang dengan ketertiban dan kerja sama tim pelaksana dan vaksinator. Sebagaimana sejumlah gubernur lain di Indonesia yang juga tidak dizinkan menerima vaksin karena faktor komorbid, Gubernur Ali Mazi sungguh berharap bisa berpartisipasi menjadi yang pertama. “Apa boleh buat. Karena faktor komorbid, kami tidak diizinkan oleh otoritas yang lebih tinggi (Kemendagri dan Kemenkes,—red.) di pusat,” kata Gubernur Ali Mazi.
Tidak hanya Gubernur Sultra Ali Mazi dan Wagub Sultra Lukman Abunawas yang batal menerima vaksinasi karena faktor komorbid, sejumlah gubernur lain juga tidak mendapat izin vaksinasi, di antaranya: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria; Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno; Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X; Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa; serta Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wagub Chusnunia Chalim.

baca juga: Kemenkes Memberitahukan Penyaluran dan Kelompok Prioritas Penerima Vaksin Corona
Dalam Pencanangan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Prov. Sultra hari ini, selain Sekda Prov. Sultra Nur Endang Abbas, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sultra Hj. Usnia, dan Rektor UHO Prof Muh. Zamrun Firihu, hadir pula Kabinda Prov. Sultra Brigjen TNI Aminullah, Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol Sabaruddin Ginting, Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia, Danlanud HLO Kendari Kolonel (Pnb) Muzafar, Anggota Satgas Covid-19 Prov. Sultra, Kepala BPOM Kendari Muhammad Rusydi Ridha, para pimpinan OPD Prov. Sultra, para pimpinan Lembaga Keagamaan, para pimpinan Rumah Sakit se-Kota Kendari, para Ketua Organisasi Profesi Kesehatan se-Prov. Sultra, sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Perempuan. []
.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *