F01.6 Asrun LioAsrun Lio

Peliput: Arianto W

KENDARI, BP- Wabah global pandemi Covid19 masih merebak dimana-mana, salah satunya di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Untuk mencegah resiko penularan virus mematikan ini, pemerintah mewajibkan seluruh masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak aman saat menjalankan aktivitas sosial.

F01.6 Asrun Lio
Asrun Lio

Tak hanya itu, untuk meminimalisasi potensi penularan virus di kalangan pelajar, pemerintah juga menginstruksikan kepada seluruh lembaga pendidikan terkhusus di tingkat SMA/SMK yang berada di wilayah zona merah agar tidak menyelenggarakan kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Asrun Lio membenar hal tersebut.

Dikatakannya, kegiatan proses belajar mengajar (PBM) tatap muka di kelas terpaksa harus ditunda untuk sementara waktu, sampai penyebaran Covid19 benar-benar berhasil dikendalikan.

Mengingat status Provinsi Sulawesi Tenggara saat ini dikategorikan sebagai wilayah zona merah, maka dapat dipastikan Covid19 masih mengintai kesehatan masyarakat.

“PBM tatap muka untuk sementara ditunda sampai pada kondisi penyebaran Covid19 terkendali,” jelasnya belum lama ini.

baca juga: Hasil Sensus Penduduk 2021 di Sultra, Penduduk Terkonsentrasi di Kendari, Secara Nasional Jumlah Wanita Lebih Banyak Dari Pria

Kendati demikian, Asrun Lio menegaskan jika kedepannya terjadi penurunan angka kasus Covid19 secara signifikan maka dapat dipastikan kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah bisa diselenggarakan secara nomal kembali.

“Dalam artian bahwa sudah terjadi penurunan kasus Covid19 di daerah,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *