F01.3 Pertemuan evaluasi Lakip 2020 di RSUD BaubauPertemuan evaluasi Lakip 2020 di RSUD Baubau

Laporan: Prasetyo M

BAUBAU, BP- Managemen RSUD Baubau menggelar rapat membahas Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2020 sekaligus mengevaluasi Kinerja RSUD dengan menghadirkan semua bidang. Rapat itu digelar mulai Senin-Kamis (25-28) Januari 2020.

F01.3 Pertemuan evaluasi Lakip 2020 di RSUD Baubau
Pertemuan evaluasi Lakip 2020 di RSUD Baubau

Rapat itu dihadiri Dirut BLUD RSUD Baubau dr Lukman SpPD dengan melibatkan satuan pengawas intern (SPI) RSUD dan Dewan Pengawas RSUD Baubau. Ketika membuka rapat, dr Lukman memberikan gambaran bahwa pihaknya akan melakukan revisi master plan terhadap kinerja RSUD karena sudah terjadi penyimpangan sekitar 60 persen.

“Revisi master plan bisa dilakukan kalau penyimpangannya sudah diatas 60 persen. kemudian kita akan melakukan visiblity study dan selanjutnya melakukan blue print terhadap managemen RSUD,” ucapnya.

Selain mengevaluasi realisasi anggaran dan indikator Kinerja RSUD tahun 2020, Rapat LAKIB itu juga sekaligus melihat kendala-kendala yang ada di RSUD untuk kemudian dicarikan solusinya.

“Dalam kegiatan ini juga diharapkan bisa melihat apakah standar pelayanan minimal (SPM) sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan no: 129/Menkes/SKJ/II/2008 sudah bisa dipenuhi oleh tiap bidang misanya dibidang pelayanan dan bidang keperawatan,” katanya lagi.

Masing-masing bidang, lanjutnya, diharapkan bisa menampilkan persentase membahas indikatoir kinerja sesuai dengan standar PMK dan kendala apa saja yang dihadapi. Dari situ, nantinya akan dicarikan solusi dan ujungnya semua bisa mengetahui apa yang mau dilakukan untuk tahun 2021.

baca juga: Kanim Baubau Batasi Kunjungan WNA

“Jadi di era saya jadi dirut, semua kegiatan harus dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang baik sehingga bisa memberikan efek timbal balik positif bagi kinerja RSUD,” tuturnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *