F4.3 Kepala Petani Rumput Laut ArifKepala Petani Rumput Laut Arif

Peliput: Nelvida A

BAUBAU, BP- Hujan yang tidak menentu di Kota Baubau memberikan dampak yang buruk bagi para petani Rumput laut di Palabusa, pasalnya tanaman rumput laut yang dibudi daya oleh masyarakat diserang oleh penyakit dimana pada tanaman muncul bercak putih pada bagian Thallus.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Petani Rumput Laut Arif saat dikonfirmasi wartawan Baubau Post, Jum’at (21/05).

” Timbulnya bintik putih/ bercak-bercak pada sebagian thallus, yang lama kelamaan tanaman kehilangan warna dan berangsur-angsur menjadi putih dan terputus, sehingga

F4.3 Kepala Petani Rumput Laut Arif
Kepala Petani Rumput Laut Arif

waktu panennya tidak boleh lebih dari dua minggu, minimal harus tepat waktu atau sebelum waktunya jika tidak maka akan mengalami penyakit tersebut,” jelasnya.

Dikatakan, dengan tidak menentunya cuaca sangat berdampak bagi rumput laut dikarenakan akan mengurangi kualitas rumput laut. Salah satu dampaknya yakni warna dari rumput laut saat dijemur akan menjadi berwarna putih berbeda dengan yang biasanya yakni berwarna ungu tua.

baca juga: Guru SMAN 5 Baubau Ikuti Vaksinasi Tahap Pertama

” Kalau untuk sekarang rumput laut banyak penyakitnya dikarenakan musim penghujan yang tidak menentu dan jika tiba-tiba hujan maka rumput laut akan rusak,” terangnya. (#)