F02.1 Fajar Ishak Bersama Bupati Buton La Bakry usai menghadiri Pesta Adat Tahunan Desa Kondowa DongkalaFajar Ishak Bersama Bupati Buton La Bakry usai menghadiri Pesta Adat Tahunan Desa Kondowa - Dongkala,


Laporan : Hasrin Ilmi
BUTON,BP-Pesta adat Tahunan Desa Kondowa-Dongkala Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton kembali digelar. Kegiatan rutin tahunan ini menjadi sebuah momen penting bagi masyarakat adat Kondowa-Dongkala yang telah turun temurun dilaksanakan. Puncak kegiatan dilaksanakan pada Rabu (22/12) di Baruga Desa Kondowa.

F02.1 Fajar Ishak Bersama Bupati Buton La Bakry usai menghadiri Pesta Adat Tahunan Desa Kondowa Dongkala
Fajar Ishak Bersama Bupati Buton La Bakry usai menghadiri Pesta Adat Tahunan Desa Kondowa – Dongkala,


Dalam setiap momen pesta adat, masyarakat sangat antusias menyambut serta saling bahu membahu mempersiapkan segala sesuatunya demi terselenggaranya ritual adat ini. Ritual adat ini sebenarnya telah dilaksanakan dalam waktu sekitar dua pekan dengan berbagai tahapan sesuai aturan adat dan diakhiri dengan acara puncak yang dipusatkan di Baruga Desa Kondowa.
Suasana harmonis terbungkus sacral Nampak dalam puncak acara ritual adat ini. Masyarakat membawa talang yang telah diisi lengkap dengan penganan tradisional. Talang tersebut diletakkan berjejer di baruga dan akan ditempati oleh para tokoh adat dan tokoh masyarakat yang ikut dalam acara ritual.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Buton La Bakry bersama jajaran pemerintah Kabupaten Buton dengan mengenakan pakaian adat. Kemudian duduk bersila di depan talang mengikuti tahapan prosesi adat.
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Fajar Ishak Daeng Jaya yang mendapat Undangan Kehormatan dari Masyarakat menyampaikan Apresiasi. Ia menilai, kekompakan masyarakat dibuktikan dengan dilestarikannya ritual dan pesta adat. “Ini bukan hanya sekedar seremoni, tapi sangat sarat dengan makna. Disinilah kekompakan masyarakat dilihat. Karena masalah adat menjadi komitmen bersama dan sangat dijunjung tinggi.
“Jadi bukan hanya seremoni, tapi acara adat ini mengandung nilai nilai luhur warisan budaya. Pesan moralnya sangat banyak, selain rasa syukur juga menjalin kekerabatan antara seluruh masyarakat termasuk tokoh adat dan pemerintah,” kata Legislator Partai Hanura ini.

baca juga: Kapal KM Putra Rahim Dihantam Badai di Perairan Lasalimu, Mati Mesin hingga Kemasukan Air
Ia menaruh harapan pula agar pemerintah terus mendampingi masyarakat dalam kegiatan yang bernuansa adat.(*)

Comments are closed.