F01.9 Tim SAR saat menemui tiga orang awak kapal KM Putra Rahim di rumah Kepala Desa kapota Wakatobi Tim SAR saat menemui tiga orang awak kapal KM Putra Rahim di rumah Kepala Desa kapota Wakatobi


Laporan : Hasrin Ilmi
WAKATOBI,BP-Tiga orang awak kapal KM Putra Rahim, Salihi/kapten, Labola/ABK, Walahu/ABK setalah kapalnya dihantam badai di perarian Lasalimu Kabupaten Buton akhirnya ditemukan selamat. Ketiganya terdampar di Paulau Kapota Wakatobi setelah ditemukan nelayan setempat.

F01.9 Tim SAR saat menemui tiga orang awak kapal KM Putra Rahim di rumah Kepala Desa kapota Wakatobi
Tim SAR saat menemui tiga orang awak kapal KM Putra Rahim di rumah Kepala Desa kapota Wakatobi

Demikian diungkapkan Kepala SAR Kendari, Aris Sofingi dalam press rilisnya melalui Humas SAR Kendari kepada media ini.

Dikatakan, tanggal 23 Desember 2021 pukul 21.50 wita terima informasi dari nelayan kapota Ade Wali dan Jufridin yang melaporkan tiga awak kapal KM Putra Rahim ditemukan terdampar dipulau kapota dalam keadaan selamat sekitar pukul 13.30 wita dengan jarak dari LKP kurang lebih 11,2 NM arah tenggara.

“Dari laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi pada pukul 22.00 wita bergerak menuju pulau kapota untuk memastikan kondisi tiga orang awak KM Putra Rahim,”katanya.

Setelah menemui dan memastikan kondisi tiga orang korban tersebut, diputuskan tidak jadi dievakuasi menuju wanci dikarenakan kondisi cuaca diluar yang masih membuat perasaan trauma terhadap korban sehingga memutuskan utk beristirahat dirumah kepala desa kapota,”jelasnya.

Dengan ditemukannya ke tiga orang POB tersebut dalam keadaan selamat, pada pukul 00.40 wita Ops SAR terhadap KM Putra Rahim dgn POB 3 org yg mengalami mati mesin disekitar perairan lasalimu Kab. Buton dinyatakan selesai dan ditutup.

baca juga: Sekda Buton Zilfar Djafar Teken Perjanjian Sewa Pabrik Rumput Laut di Desa Wakalambe dengan PT AMA

Sebelumnya, Kapal KM Putra Rahim rute Malaoge Kabupaten Buton-Binongko Wakatobi mengalami mati mesin dan kemasukan air di perarian Lasalimu Kabupaten Buton, kamis (23/12/2021). Kapal dengan muatan kayu tersebut mengalami masti mesin akibat dihantam badai.(*)

Comments are closed.