F01.4Rahman

Peliput : Kasrun

BURANGA,BP – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Utara, Rahman menanggapi pernyataan Sekertaris Daerah (Sekda), Muhammad Hardy Muslim dan Wakil Ketua II DPRD Butur, Sujono yang mengatakan pemotongan TPP ASN berdasarkan kesepakatan Pemerintah dengan DPRD.

F01.4
Rahman

Rahman menegaskan, PKB tidak memberikan pandangan untuk pemotongan TPP karena bertentangan dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Butur tentang kesejahteraan ASN.

Menurut Rahman, pemotongan TPP ASN sebanyak 12 miliar yang dialihkan ke infrastruktur tidak tepat, karena ada dana PEN yang diperuntukkan untuk pembangunan Infrastruktur tersebut.

“Kedua di tahun yang sama ada anggaran Dana PEN yang masuk sehingga belum terlalu mendesak kalau TPP mau di potong untuk alasan infrastruktur”, tegas Anggota Banggar DPRD Butur, Senin (26/09/2022).

Dia juga menjelaskan, fraksi hanya sebatas memberikan pandangan saja, selanjutnya untuk menentukan pemotongan TPP ASN tersebut dibahas di Banggar DPRD dan di tim TPAD.

“Maunya nda apa-apa fraksi yang meminta pemotongan TPP terbuka saja dengan pandangan rasionalnya. Domain fraksi hanya memberikan pandangan, eksekusinya di Banggar DPRD dan TPAD”, tuturnya.

baca juga: Legislator Butur Sujono Benarkan Pemotongan TPP ASN Merupakan Kesepakatan Bersama Pemerintah dan DPRD

Ketua DPC PKB Butur ini mengajak, seluruh pemangku kebijakan untuk bersama-sama melakukan perbaikan demi kemajuan daerah dan mewujudkan visi misi Bupati dan wakil Bupati yaitu menuju masyarakat yang maju, adil dan sejahterah.

“Sekarang bukan waktunya saling menyalahkan, mari kita lalukan perbaikan demi kemanjuan Daerah”, ajanknya.(*)