254


Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Masalah mobil truk yang antri isi solar di SPBU Ha Ba’a yang berada bilangan perempat jalan di Betoambari sangat mengganggu pengguna jalan. Pasalnya, mobil truk ini setiap hari mulai dari pagi hingga siang hari, bahkan kadang-kadang sampai sore hari terlihat sudah antri dengan menggunakan badan jalan.

254

Antrian ini terjadi sejak awal tahun 2022 hingga saat ini November 2022. Masyarakat pengguna jalan pun merasa kesal, karena antrian yang tidak pernah selesai setiap harinya. Kekesalan itu juga terjadi pada warga yang memiliki usaha di sepanjang jalan itu. Mereka sangat merasa terganggu denga adanya mobil yang antri sampai keluar jalan utama.

Kekesalan itu juga diperparah saat anak sekolah masuk dan pulang dari sekolah. badan jalan yang sudah terpakai lebih dari setengahnya mengganggu arus lalulintas. Apalagi di sekitar SPBU itu ada empat sekolah yang beraktifitas jadi kalau jam pulang sekolah tergambar begitu semrawutnya jalan itu.

Warga setempat itu [un meminta aparat keamanan dan pihak pemkot Baubau utamanya dinas perhubungan mencarikan solusi bagi truk-truk yang mengisi solar agar tidak mengganggu penggunan jalan dan pemilik usaha di sekitar SPBU Ha Baa. Warga meinta agar pihak SPBU menerapkan jam khusus bagi pengisi truk solar pada malam hari mulai dari jam 21.00 WITA dan disebar pada beberapa SPBU di Kota Baubau

“Ini memang jadi masalah. Naiknya harga minyak beberapa waktu lalu tidak berpengaruh terhadap stok solar di SPBU. Ini kalau antri terus begini kan masyarakat lain juga terganggu baik itu pengguna jalan maupun yang memiliki usaha di jalur jalan itu. Solusinya aparat dan pemerintah harus mencarikan solusi agar pemilik SPBU bersedia membuka pengisian solar khusus untuk mobil truk pada malam hari mulai pukul 21.00-ss pada pagi hari,” tutur warga pengguna jalan Aris, akhir pekan lalu.

baca juga: Buka Pelatihan Koperasi, Monianse Harap UKM Mampu Berkolaborasi Bentuk Koperasi

Dengan melihat kondisi begini, lanjutnya, sudah harus ada SPBU yang buka 24 jam dimana diatas jam 9 malam khusus untuk mengisi solar. “Ini sudah konsekuensi karena kondisi ini tidak bisa dibiarkan setiap hari. Atau bisa juga dalam seminggu ada 3 hari khusus mengisi solar pada malam hari sehingga tidak ada antrian sampai keuar ke jalan utama yang menggangu aktifitas masyaraat lain,” tuturnya. (***)