F01.5 Konferensi Pers yang di Gelas Polres Baubau terkait kasus Curanmor Konferensi Pers yang di Gelas Polres Baubau terkait kasus Curanmor

Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Pelaku pencurian motor (Curanmor) di Lr kehutanan dan 1 buah handphone di Jl Sibatara, sekitar simpangan Bonecom, Kelurahan Katobengke, Kota Baubau Inisial LS (31) diamankan Polsek Murhum, Jumat 28 Oktober 2022 di sebuah rumah kost.

F01.5 Konferensi Pers yang di Gelas Polres Baubau terkait kasus Curanmor
Konferensi Pers yang di Gelas Polres Baubau terkait kasus Curanmor

Dalam konferensi Pers Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Baubau, AKBP Suharman Sanusi, Selasa (8/11/2022) mengatakan pelaku LS diancam 7 tahun penjara. AKBP Suharman menjelaskan Polres Baubau dalam hal ini Polsek Murhum telah berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pencurian bermotor yang terjadi pada pada hari Rabu tanggal 21 September 2022 sekitar pukul 00.30 Wita bertempat di jalan limbo Wolio Kelurahan Tanganapada, Kecamatan Murhum Kota Baubau.

Dimana korbannya bernama Sualdi Saputra bin Laamuia (20), pekerjaan karyawan swasta yang ber-KTP Desa Tira, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan

Sementara pelakunya berinsia LS (31) pekerjaan wiraswasta, pendidikan tidak tamat SMP dan beralamat, Kecamatan Siompu Barat, Kabupten Buton Selatan.

Plh Kapolres Baubau Suharman menceritrakan koronologis kejadiannya pada hari Selasa, 20 September 2022, sekitar pukul 23.00 WITA, pelaku datang di rumah kost mami rest di Lr Kehutanan untuk mengkonsumsi minum keras bersama dengan teman-temannya lainnya.

“Pada saat itulah salah satu teman yang dalam keadaan mabuk membuat keributan, sehingga pelaku bersama teman-teman lainnya keluar dan duduk mirast di kamar kost. Lalu, sekitar pukul 00.20 WITA pelaku melihat beberapa orang keluar dari kamar kost sehingga pelaku menumpang berbonceng tiga menggunakan sepeda motor milik temannya menuju jalan Al-kautsar. Setibanya di jl Al-kausar pelaku meminta tolong kepada salah satu temannya yang tidak diketahui namanya untuk diantar kembali ke rumah kost tersebut,” tuturnya.

Selanjutnya, sekitar pukul 00.30 WIT pelaku bersama-temannya tiba di rumah kost tersebut dan kemudian temannya meninggalkan pelaku. lalu, pelaku masuk ke dalam kamar mami rest melihat kunci motor di lantai. setelah mengambil kunci motor tersebut pelaku menuju motor yang terparkir di halaman rumah kost.

Kemudian membawa motor tersebut menuju ke Jl Sibatara, Kelurahan Katobengke, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau yang diparkir tidak jauh dari warung.

Kurang lebih sekitar pukul 01.00 WITA, pelaku mendekati warung yang sedang terbuka dan melihat dua orang sedang tidur di dalam warung tersebut dan juga melihat handphone yang sedang cash.

Setelah pelaku melihat situasi aman saat itu pelaku masuk ke dalam warung kemudian mengambil handphone dan keluar. Setelah pelaku sudah berada di atas motor, pemilik warung berteriak “pencuri”, sehingga pemilik handponhe mengejar pelaku dengan menggunakan motor miliknya kemudian pelaku masuk ke dalam hutan dan meninggalkan motornya.

“Adapun barang bukti (BB) yang kami amankan satu unit sepeda motor yamaha merek x rite Warna biru hitam dengan nomor polisi B 2318 BG dengan nomor rangka MH32GU005AJ362562 dan nomor mesin 2GU 362541 . Kemudian BB lainnya yaitu 1 buah handphone merk Vivo warna biru,” ungkapnya.

Dalam Konferensi pers, Kapolres Baubau AKBP Suharman Sanusi juga mengungkapkan bagaimana kasus Curanmor itu bisa terungkap. Dia menjelaskan awalnya pada saat terjadi penganiayaan di Lr Kehutanan bersamaan dengan hilangnya motor.

Kemudian pelaku penganiayan berhasil diungkap sehingga atas dasar tersebut Unit Gabungan Opsnal Polsek Murhum dan Opsnal Poslres Baubau melakukan pengembangan melaui interogasi saksi-sakis. Sehingga diketahui pelaku yang mengambil motor tersebut bernama inisial LS.

“Selanjutnya, Jumat tanggal 28 Oktober 2022 anggota Unit Opsnal Gabungan mengamankan pelaku LS di Mako Polsek Murhum dan dilakukan interogasi. Dari hasil interogasi tersebut pelaku mengakui telah melakukan pencurian satu unit sepeda motor di Lr Kehutanan dan kemudian dilanjutkan melakukan pencurian satu buah handphone di Jl Sibatara simpangan Bonecom, di Kelurahan Katobengke,” katanya.

Adapun motif perbuatan, lanjutnya, bahwasanya tersangka sengaja melakukan pencurian motor dan HP untuk mengambil keuntungan. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Murhum Polres Baubau dan pelaku akan dikenakan sesuai sanksi ataupun pasal 363 ketiga unsur pasal 64 KUHP dengan ancaman paling lama hukuman pidana 7 tahun penjara,” tuturnya.

baca juga: Kolam Renang dan SOR Mini Bulu Tangkis Belun Selesai di Bangun, Kadispora Mohon Perhatian KONI dan Pemprov Sultra

Berdasarkan pemeriksaan dan laporan dari anggota Polres Baubau LS bukan seorang residivis dimana pelaku bari satu kali melakukan tindak pidana. “Kalau memang duduga residivis, kami akan melakukan pengembangan terhadap kasus ini agar pelaku Curanmor di wilayah hukum Polres Baubau bisa terang benderang,” ungkapnya. (**)