Anggota DPRD Butur MazlinAnggota DPRD Butur Mazlin yang kini juga merupakan Ketua KNPI Buton Utara

Peliput : Kasrun

BURANGA,BP – Penganiayaan yang dilakukan anggota DPRD Butur Mazlin kepada seorang wanita disalah satu salon di Kecamatan Kulisusu pada 2 Januari 2023 diduga karena persoalan asmara berbuntut pada korban yang tidak mau memberikan Handphonenya (HP) kepada pelaku.

“Karena saya tidak izinkan dia bawa lari handphoneku. Karena dia mau bawa HP ku to, ” katanya saat dikonfirmasi melalui teleponnya, Rabu (04/01/2023).

Anggota DPRD Butur Mazlin
Anggota DPRD Butur Mazlin yang kini juga merupakan Ketua KNPI Buton Utara

WE mengatakan, kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya itu sudah berulang kali. Sehingga ia tidak mau lagi menjalani hubungan asmara dengan pelaku.

Namun, pelaku berusaha memperbaiki hubungan asmaranya dengan cara mengambil handphone korban. Pasalnya, di dalam handphone korban itu tersimpan data-data penting korban.

“Tiap kita bertengkar saya sudah tidak mau, pasti HPku dibawa lari. Kan dia tau semua dalam handphoneku semua tempat bisnisku sudah di situ, apa-apa berkasku semua sudah di situ. Jadi dia taukan. Makanya HPku dia tahan supaya ada lagi komunikasiku, supaya saya mau kembali lagi,” ceritanya.

WE mengungkapkan, pada malam kejadian itu dirinya berusaha untuk tidak memberikan handphonenya kepada pelaku karena dia sudah tidak mau lagi menjalin hubungan dengan anggota DPRD tersebut.

“Malam kejadian itu saya mati-matian agar Handphoneku itu, agar tidak diambil. Karena saya sudah tidak mau lagi,” ungkapnya.

baca juga: Badan Kehormatan DPRD Butur Belum Melakukan Pemanggilan Kepada Mazlin Karena Tidak Ada Aduan Dari Korban dan Keluarganya

Saat dikonfirmasi Pelaku penganiayaan yang juga merupakan Ketua KNPI Buton Utara Mazlin mengatakan nanti pengacaranya yang akan menjawab.

“Nanti pengacara saya yang jawab, ” tulisnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya.(*)