F08.2 2

BAUBAU, BP-Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse secara resmi melepas Sekolah Sepak Bola (SSB) Wolio yang akan berlaga di Kabupaten Kolaka pada awal Juni 2023 ini. Turut mendampingi Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse saat pelepasan SSB Wolio di rujab Wali Kota Baubau Selasa (30/5/2023) yakni Kadispora Kota Baubau Dr Moh Tasdik dan Sekdin Kominfo Baubau Syamsuddin Nursubu, SKM, M.Kes.

F08.2 2

Menurut La Ode Ahmad Monianse, keikutsertaan SSB Wolio untuk bisa menjadi peserta pada turnament sepak bola di Kabupaten Kolaka dan akan diikuti oleh Kabupaten/Kota se Sultra tentu akan membawa nama Kota Baubau. Sehingga, diharapkan SSB Wolio dapat memberikan yang terbaik bagi Kota Baubau dalam turnament itu.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini memberikan apresiasi kepada SSB Wolio yang sudah melakukan upaya keras dalam keterbatasan masih bisa melakukan pembibitan dan sudah pengiriman anak-anak untuk berlaga di Kolaka. Hal ini adalah bagian dari untuk mengukur bahwa program-program SSB Wolio sudah berjalan dengan baik yang ukurannya nanti akan dilihat di turnament Kolaka sejauh mana kualitas anak-anak ini sudah setara dengan anak-anak lain di Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara.

Kemudian, kepada orang tua anak-anak yang berlaga di Kolaka sebab pihaknya tahu persis sebesar apapun semangat anak-anak kalau tidak didukung dan didorong dengan orang tua untuk terus bersemangat berlatih pasti juga tidak akan ada apa-apanya. “Hari ini ada orang tua yang perduli dengan sepak bola, apalagi ibu-ibu peduli dengan sepak bola tapi karena anaknya ikut naka anaknya peduli dengan sepak bola. Jadi saya berharap semangat kita untuk mendukung anak-anak kita jangan pernah kendor karena kita tidak tahu takdir mereka akan kemama . Jadi kita tidak pernah tahu Tuhan akan menjadikan seseorang menjadi apa,”ujarnya.

Ditambahkan, sepak bola ke depan bukan hanya menjadi olahraga tetapi sepak bola adalah sebuah profesi yang dapat membanggakan anak-anak dan generasi ke depan serta juga bisa membanggakan orang tua dan bangsanya. Karena siapa yang bisa mengira seperti Ronaldinho misalnya dari Brazil kemudian punya nama besar membawa nama bangsanya dan sampai di Baubau pun hari ini yang jauh dari Brazil bisa mengenal Ronaldinho. Oleh sebab itu, walaupun mungkin belum tapi pihaknya percaya anak-anak ini nanti juga akan tersiar namanya karena bola dan ini bisa terjadi kalau semua, baik pemerintah maupujn orang tua bisa berkolaborasi untuk bersama-sama mendorong dan membina anak-anak yang tentunya dengan segala keterbatasan yakni pemerintah punya keterbatasan, orang tua punya keterbatasan demikian pula dengan SSB Wolio.

baca juga: Popda Baubau Tahun 2023 Dimulai, Ini Dia Tiga Cabor Yang Dilombakan

Namun demikian, jangan karena keterbatasan, sebab tidak sedikit peman sepak bola dunia hari ini justru lahir dari segala keterbatasan seperti di Afrika dan Amerika. Justru semangat keterpurukan itu kadang-kadang bisa mernekan potensi diri yang lagi tidur didalam diri anak-anak. “Jadi jangan karena tidak punya apa-apa tidak punya kekuatan lantas tidak mau mi berbuat dan berusaha. Lebih bagus kita tantang terus mereka karena boleh jadi ada bakat anak-anak ini yang masih tertidur didalam yang ibarat HP belum diaktivasi. Jadi dalam HP kita ini ada wa. Ada google map ada kompas ada untuk menentukan arah kiblat. Tapi kalau tidak diaktivasi tidak akan digunakan atau berfungsi. Kalau tidak pernah sembahnyang tidak pernah kita tahu arah kiblat. Sama anak-anak kita ini kalau tidak pernah disuruh berlatih ada kemampuannya yang mungkin tidak keluar masih tertidur ibaratnya. Jadi mereka ini perlu diaktivasi. Dan alhamdulillah hari ini ada SSB Wolio yang bisa mengantar mereka untuk mengaktivasi potensi-potensi. Orang tua tentunya mendorong supaya maksimal aktivasi yang ada dalam diri anak-anak,”tutupnya.(*)