Pj. Sekda Buton Selatan La Ode Mpute Terima Sertifikat Tanah Dari Menteri ATR/BPNPj. Sekda Buton Selatan La Ode Mpute Terima Sertifikat Tanah Dari Menteri ATR/BPN

KENDARI, BP-Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (RI) Marsekal TNI (Purn) Dr.(H.C) Hadi Tjahjanto menghadiri penyerahan sertifikat Aset tanah dan menyaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama BPN Sultra di Aula Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin 4 September 2023.“Pj. Sekda Buton Selatan La Ode Mpute Terima Sertifikat Tanah Dari Menteri ATR/BPN.”

Turut hadir Pj. Sekda Buton Selatan, Ir. La Ode Mpute mewakili Pj. Bupati Buton Selatan dan beberapa Bupati, Walikota se-Sulawesi Tenggara serta instansi vertikal di wilayah Sultra . Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (RI) menyerahkan 260 sertifkat kepada masyararakat dan pemerintah daerah yang ada di Sultra serta menandatangani 51 Perjanjian Kerja Sama antara Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Sulawesi Tenggara.

Pj. Sekda Buton Selatan La Ode Mpute Terima Sertifikat Tanah Dari Menteri ATR/BPN
Pj. Sekda Buton Selatan La Ode Mpute Terima Sertifikat Tanah Dari Menteri ATR/BPN

Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto mengatakan, sebanyak 51 kerja sama dilakukan dengan lembaga, instansi pendidikan, lembaga keagamaan, pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, serta TNI. Hadi menegaskan hal itu menjadi momentum yang langka dan terbanyak sebab ditandatangani dalam satu waktu. Kerja sama dilakukan dalam rangka mendukung Program Strategis Nasional (PSN).

Hadi Tjahjanto menginstruksikan agar hak atas tanah aset masyarakat harus di selesaikan, termasuk masyarakat yang menghuni kawasan hutan apabila kawasan hutan tersebut itu dilepas menjadi kawasan hutan negara yang diperuntukan bagi kegiatan pembangunan di luar bidang kehutanan atau APL maka dapat di berikan sertifikat.

“Kementrian ATR/BPN terus mendorong dan berupaya menyelesaikan irisan tersebut untuk memberikan hak atas tanah kepada masyarakat yang tinggal di kawasan hutan,” ungkapnya

baca juga:

Dampak El Nino, Pj Bupati Busel La Ode Budiman Pimpin Distribusi Air Bersih Gratis di Sampolawa

Secara terpisah, La Ode Mpute, menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut Pemerintah Kabupaten Buton menerima 1 (satu) sertifikat yakni sertifikat TK Negeri 2 Busoa dengan ukuran luas 347 meter per segi melalui program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) yang telah diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 Tahun 2018.

Penyerahan Sertifikat kepada masyarakat dan pemerintah daerah tersebut merupakan upaya kementrian ATR/BPN dalam memberikan kepastian hukum hak atas tanah sekaligus dalam rangka meminimalisir terjadi permasalahan tanah.(*)

Berita Lainnya:

BAUBAU, BP- Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner di Kabupaten Buton Selatan (Busel). Sedikitnya ada 40 orang yang berlatar belakang sebagai pekerja kuliner yang dilatih, bertempat di Hotel Al Safirti Busel, berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 Agustus 2023.

Peserta
Peserta pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas pelaku kuliner di Buton Selatan

 

Kegiatan ini dibuka Sekertaris Dinas Pariwisita Busel Drs Muhammad Jusni dan sekaligus memberikan materi pada hari pertama yang berjudul pariwisata busel inovasi dalam bisnis kuliner dan kebijakan kepariwisataan pada sesi pertama. Pemateri lainnya yaitu wa Ode Mahazura S.St, M.Kes merupakan kepala bidang Dinkes Busel yang membawakan materi higienitas dan sanitasi sajian kuliner

Panitia juga mengundang pemateri dari akademisi universitas Haluuleo (UHO) yaitu Dr. Muhammad Aswan Zanynu S.Sos, MSi yang membawakan materi Pemasaran Kuliner. Pemateri lainnya yang tidak kalah penting yaitu Kepala laboratorium dapur prodi seni kuliner Muhammad Anas, S.E yang langsung membawkan materi inovasi kuliner dan peserta langsung diberi praktik memasak.

Ketua Panitia kegiatan Sri Resqina Ruspian L, SIp, M.Si yang diwakili salah satu panitia mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan itu adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya inovasi dan higienitas sajian kuliner.

Sementara sasaran yang ingin dicapai dalam pelatihan ini adalah peserta mengetahui dan memahami tentang pentingnya inovasi dan higienitas dalam sajian kuliner. Peserta juga diharapkan dapat mengetahui dan memahami tentang standard dan ketentuan higienitas dalam pengolahan dan penyajian hidangan kuliner. Juga peserta diharapkan mengetahui dan memahami tentang prinsip-prinsip dalam melakukan kreatifitas dan inovasi dalam sajian kuliner.

Muhammad Jusni dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Dispar Provinsi Sultra yang telah memilih Busel untuk melaksanan kegiatan ini. Dai pun mengatakan bahwa dalam dunia apa saja semua dituntut untuk mampu melakukan perubahan kreativitas dan inovasi.

“Orang yang tidak mengenal inovasi dalam kuliner mereka tidak akan mengenal perubahan. Kuliner ini harus mengenali citarasa dan mengenali keinginan kulier maka tidak akan mampu bersaing dalam usaha kuliner. Maka inilah pentingnya mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh Dispar Provinsi,” tuturnya ketika membuka kegiatan, selasa (08/08/2023).

Dia pun meminta pelaku kuliner di Buton Selatan harus mampu menyajikan kuliner yang ivonatif dan higienis setelah mengikuti pelatihan
yang diselenggarakan Dispar Sultra selama tiga hari yang didampingi Dispar Sultra dan ini akan membangkitkan perekonomian di Buton Selatan. (*)

 

 

By Eron

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *