Bangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter PerseoranganBangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter Perseorangan

BAUBAU, BP- Dalam rangka meningkatkan engagement fasilitas kesehatan untuk mensukseskan transformasi mutu layanan yang mudah, cepat dan setara, sejumlah Fasilitas Kesehatan (Faskes) di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Baubau mendapatkan penghargaan. “Bangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter Perseorangan.”

Sebuah apresiasi yang diberikan kepada sejumlah Faskes, sebab telah berhasil meraih Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Pelayanan Jaminan Kesehatan nasional (JKN) Tahun 2023.

Bangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter Perseorangan
Bangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter Perseorangan

Dengan dilakukan penilaian Faskes, untuk berkomitmen terhadap pelayanan kepada Peserta JKN, dan BPJS Kesehatan memberikan apresiasi terhadap Faskes dengan hasil penilaian terbaik tingkat cabang, kedeputian wilayah dan tingkat pusat dan diumumkan pada kegiatan Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan Tahun 2023, yang dilaksanakan disalah satu Cafe di Kota Baubau, Senin (2/10/2023)

Berdasarkan hasil penilaian, dari 178 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Baubau, terdiri dari 132 Puskesmas, 11 Klinik Pratama, 20 Dokter Praktik Perorangan, 6 Dokter Gigi Praktik dan Perorangan.

Bangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter Perseorangan
Bangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter Perseorangan

Kepala BPJS Kesehatan Baubau, Hery Zakaria saat dikonfirmasi mengatakan, terdapat enam dokter yang mendapatkan penghargaan dari 20 Dokter Praktik Perorangan yang bekerjasama BPJS Kesehatan.

Keenam dokter tersebut dr. Wa Ode Asnawati dari Kabupaten Muna sebagai peringkat pertama, urutan kedua dr Istiqamah juga dari Kabupaten Muna, dan peringkat ketiga dr. Adolfina dari Kabupaten Buton.

Bangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter Perseorangan
Bangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter Perseorangan

Selain peringkat pertama kategori Dokter Praktik Perorangan fasilitas Kesehatan yang berkomitmen dalam program JKN Tahun 2023 tingkat kantor cabang Baubau, Dokter Waode Aswati juga Peringkat ketiga kategori Dokter Praktik Perorangan fasilitas Kesehatan kedeputian Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Tenggara dan Maluku.

Selanjutnya dokter gigi prakter perorangan urutan pertama drg. Syarifuddin dari Kabupaten Buton Utara, drg. Taufik Usama dari Kota Baubau peringkat kedua dan terakhir drg. Harno Jay Adir dari Kabupaten Buton.

“Dari penghargaan yang diberikan, kami berharap seluruh Puskesmas, dokter gigi, dokter keluarga dan rumah sakit tipe A hingga D bisa melayani pasien dengan baik,” jelasnya.

Bangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter Perseorangan
Bangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter Perseorangan

Selain dokter, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada Rumah Sakit Tipe C dan D di wilayah kerjanya. Kategori Puskemas peringkat pertama Puskemas Bukit Wolio Indah (BWI) Kota Baubau, disusul Puskesmas Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dan Puskemas Kadolomoko Kota Baubau.

Sementara itu, kategori klinik utama, urutan pertama Klinik Polres Buton, diurutan kedua Klinik Sehat 24 Kabupaten Muna, dan peringkat ke tiga Klinik As-Syifaa Kabupaten Wakatobi.

Fptp Bersam Jurnalis, Bangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter Perseorangan
Foto Bersama Jurnalis, Bangun Komitmen Pelayanan JKN Lebih Baik, BPJS Kesehatan Baubau Beri Penghargaan ke Sejumlah Faskes dan Enam Dokter Perseorangan

Selanjutnya, Faskes Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) Kategori tipe D urutan pertama RSUD Kabupaten Buton Selatan, peringkat kedua RSUD Palagimata Baubau, dan peringkat tiga Siloam Hospital Buton. Untuk tipe D urutan pertama RSUD Buton Tengah, RSU Faga Husada Kota Baubau dan RSUD Kabupaten Wakatobi.

“Untuk penilainnya, terdapat banyak poin-poin yang kami nilai, salah satunya mulai dari mutu layanan dan berkomitmen melayani peserta, sehingga kami memberikan penghargaan,” tuturnya.

baca juga:

Lanjutnya, pemberian penghargaan ini akan menjadi agenda tahunan BPJS Kesehatan, sehingga akan memicu Faskes untuk berlomba-lomba dalam melayani seluruh peserta JKN.

“Sementara indikator penilaian, mulai dari waktu tunggu pasien, sebab kami mempunyai standar, mulai dari pasien masuk hingga pasien keluar Faskes,” tutupnya.(*)

Berita lainnya:

JAKARTA, BP – Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Tahun 2023 menjadi ajang penting bagi penyelenggara jaminan kesehatan nasional dalam upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan di Indonesia. “Kolaborasi Apik BPJS Kesehatan, Wujudkan Transformasi Mutu Layanan JKN dengan Moto Pelayanan yang Mudah, Cepat, dan Setara.”

Dengan tema “Kolaborasi dalam Transformasi Mutu Layanan yang mudah, cepat, dan setara kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional”, acara ini mengundang perhatian pemerintah dan pemangku kepentingan kesehatan dari seluruh penjuru negeri.

Kolaborasi Apik BPJS Kesehatan, Wujudkan Transformasi Mutu Layanan JKN dengan Moto Pelayanan yang Mudah, Cepat, dan Setara
Kolaborasi Apik BPJS Kesehatan, Wujudkan Transformasi Mutu Layanan JKN dengan Moto Pelayanan yang Mudah, Cepat, dan Setara

Dalam sambutannya, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menegaskan bahwa tahun 2023 adalah momentum penting dalam perjalanan BPJS Kesehatan, dengan fokus utama pada Transformasi Mutu Layanan. Melalui transformasi ini, BPJS Kesehatan bertujuan untuk memberikan pelayanan yang mudah diakses, cepat pelayanannya, dan setara untuk setiap peserta JKN.
“Salah satu langkah nyata yang telah diambil BPJS Kesehatan adalah peningkatan akses layanan kesehatan bagi peserta JKN, terutama bagi masyarakat yang berada di Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan yang Memenuhi Syarat (DBTFMS).

Kerja sama dengan rumah sakit apung/bergerak telah memberikan solusi untuk memastikan bahwa masyarakat di daerah-daerah terpencil pun dapat merasakan manfaat layanan kesehatan yang memadai. Ini hanyalah salah satu contoh dari upaya nyata BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan yang inklusif,” terang Ghufron.

Transformasi Mutu Layanan juga mencakup upaya simplifikasi administrasi pelayanan. Proses administratif yang lebih sederhana, seperti penggunaan KTP saat mengakses layanan kesehatan, tanpa perlu fotokopi berkas, alur layanan rujukan yang efisien, dan digitalisasi pelayanan dan pengklaiman.

Selain itu, percepatan penyelesaian pengaduan peserta melalui BPJS Satu menjadi langkah proaktif dalam menjawab kebutuhan peserta JKN.

baca juga:

“Tingkat kepuasan peserta JKN telah mencapai 89,6 persen, yang menunjukkan bahwa inisiatif BPJS Kesehatan memberikan hasil yang positif. Hasil survei tersebut memvalidasi upaya berkelanjutan untuk memenuhi ekspektasi peserta dalam hal pelayanan kesehatan yang berkualitas,” tambah Ghufron.

Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, Indonesia bertekad mencapai cakupan kepesertaan semesta Program JKN atau Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2024.

Untuk mencapai tujuan ini, kerja sama dengan pemerintah adalah sangat penting. Melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 telah memberikan dasar yang kuat untuk kerja sama yang lebih erat antara BPJS Kesehatan, kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah dalam menyelenggarakan Program JKN dan memastikan perlindungan kesehatan bagi seluruh penduduk.

“Per 1 September 2023 cakupan kepesertaan JKN yang mencapai lebih dari 262,74 juta jiwa atau 94,60 persen dari total seluruh penduduk, yang merupakan bukti nyata dari upaya bersama untuk menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Pemanfaatan layanan kesehatan yang signifikan oleh peserta JKN pada tahun 2022 dengan 502,8 juta kunjungan adalah pencapaian luar biasa. Ini mencerminkan kepercayaan yang semakin tinggi dari masyarakat Indonesia terhadap Program JKN,” ujar Ghufron.

Ghufron mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran manajemen fasilitas kesehatan dan semua pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan Program JKN. Kolaborasi ini adalah tonggak keberhasilan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Pada kegiatan ini, BPJS Kesehatan juga memberikan apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang berkomitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan JKN tahun 2023.

Untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdapat beberapa kategori, mulai dari dokter praktik perorangan, dokter gigi, puskesmas, dan terakhir kategori klinik pratama. Sedangkan di tingkat Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) terdapat kategori klinik utama, rumah sakit kelas D, rumah sakit kelas C, rumah sakit kelas B, serta rumah sakit kelas A.
Selain itu juga terdapat pengumuman pemenang dari Lomba Video Transformasi Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan Tahun 2023. Harapannya dengan kegiatan ini mengugah fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi peserta JKN.
“Melalui kolaborasi BPJS Kesehatan bersama seluruh fasilitas kesehatan dan stakeholder terkait, siap membangun masa depan kesehatan Indonesia yang lebih cerah melalui pelayanan yang mudah, cepat, dan setara. Bersama kita ciptakan masyarakat Indonesia yang sejahtera dan berdaya saing,” tutup Ghufron.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *