Wakil Ketua DPRD Baubau Nasiru, DPRD Menegaskan Pemkot Baubau Hentikan Produksi Tandon di Wilayah WaboroboWakil Ketua DPRD Baubau Nasiru, DPRD Menegaskan Pemkot Baubau Hentikan Produksi Tandon di Wilayah Waborobo

BAUBAU, BP – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kota Baubau bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau gelar rapat pendapat tentang pabrik atau produksi tandon di wilayah Waborobo, di Aula Kantor DPRD Baubau, Rabu (04/09/2023). “DPRD Menegaskan Pemkot Baubau Hentikan Produksi Tandon di Wilayah Waborobo.”

Dalam rapat dengar pendapat, Anggota DPRD Baubau menegaskan pemerintah Kota Baubau agar kegiatan produksi tandon di wilayah Waborobo dihentikan sementara. Namun sisa produksi, diperbolehkan di jual dan Januari 2024, tempat produksi sudah harus pindah sesuai RT/RW.

Wakil Ketua DPRD Baubau Nasiru, DPRD Menegaskan Pemkot Baubau Hentikan Produksi Tandon di Wilayah Waborobo
Wakil Ketua DPRD Baubau Nasiru, DPRD Menegaskan Pemkot Baubau Hentikan Produksi Tandon di Wilayah Waborobo

“Bila melanggar, maka pemerintah wajib memberikan sanksi, tadi kami menegaskan kepada pemerintah, itu harus dilakukan penyampaian secara tegas karena kalau masih kembali melakukan produksinya akan dikenakan sanksi dengan mencabut izin usahanya.” ungkap Wakil Ketua DPRD Drs Nasiru ketika dikonfirmasi usai rapat bersama pejabat teras Pemkot Baubau.

Pengusaha hanya mengantongi izin Usaha Dagang (UD), namun melakukan produksi tandon yang diduga melanggar aturan. Menurut politikus Gerindra Nasiru, pengusaha melakukan aktivitas atau produksi tandon yang cukup besar karena ada kebijakan Walikota Baubau sebelumnya, sehingga DPRD Kota Baubau tetap mengikuti kebijakan tersebut agar tidak menggangu izin -izin yang ada.

“Kalau Usaha Dagang, berarti hanya memperdagangkan hasil hasil yang ada, Bukan dia buat produksi, sementara ini sudah ada kebijakan Walikota untuk melindungi usaha ini,” katanya.

baca juga:

Tak hanya itu, berdasarkan hasil rapat antara Ketua Komisi, anggota DPRD dengan para Kepala PTSP, Kepala Disperindag Baubau, Kasat Pol PP serta pihak PU, bahwa produksi tandon di wilayah Waborobo yang dilakukan pengusaha, tidak tidak sesuai RT/RW industri.

“Hanya karena ini bergeser, hanya karena mereka produksi bertentangan dengan RT/RW, Kami sarankan agar tempat produksi pindahkan dengan waktu tiga bulan. Jangan lagi produksi di wilayah Waborobo.” tutup.(*)

 

Baca juga:
BAUBAU, BP – Serapan anggaran Dinas Parawisata (Dispar) Baubau sampai dengan september 2023 belum mencapai target. Pasalnya, anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk sarana dan prasarana pembangunan baru mulai dimanfaatkan pada bulan November. “Serapan Anggaran Dispar Baubau Belum Mencapai Target.”

Dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya, Selasa (03/09/2023).
Kepala Dinas Parawisata (Dispar) Kota Baubau, Idrus Taufiq Saidi mengatakan, belum tercapainya target karena pelaksanaan kegiatan, khususnya pembangunan infrastruktur yang bersumber dari DAK dilaksanakan pada November- Desember.

Kadis Pariwisata Baubau LM Taufiq Saidi, Serapan Anggaran Dispar Baubau Belum Mencapai Target
Kadis Pariwisata Baubau LM Taufiq Saidi, Serapan Anggaran Dispar Baubau Belum Mencapai Target

“Secara umum, program kegiatan khususnya dinas pariwisata, itu mengisahkan beberapa kegiatan yang sifatnya infrastruktur. Kalau kegiatan rutin lainnya sudah tuntas, seperti gaji dan rutinitas,” katanya.

UCAPAN SELAMAT

Anggaran rutin lainnya, kata dia, anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) untuk gaji mencapai 80 persen, namun serapan anggaran dana DAK sekitar 30 persen sehingga serapan anggaran pada Oktober 2023 kurang lebih 40 persen.

“Presentasi keseluruhannya kelihatan kecil, karena memang alokasi anggaran di Dinas Pariwisata Kota Baubau, dihitung dari pembagiannya tadi, infrastruktur lebih besar yang bersumber dari DAK, Dihitung dari pengambilan uang muka, Masih sekian persen yang tertinggal.” katanya.

baca juga:

Ia menambahkan, Dinas Parawisata Kota Baubau keciprat Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 sekitar enam miliar yang diperuntukkan untuk pengembangan destinasi wisata Batu Sori.

“Dana DAK kurang lebih enam miliar, Batu Sori, progres DAK Lima kegiatan untuk pembangunan infrastruktur, Prioritas destinasi, untuk pengembangan destinasi wisata. Seperti tambahan jembatan, Plaza pengunjung.”

Kendati demikian, Kadis pariwisata, Idrus Taufiq optimis serapan anggaran sebelum akhir tahun mencapai 98 persen.

“Jarang ada kegiatan yang mencapai 100 persen, namun kami dari tahun ke tahun, memang episode triwulan terakhir itu masih belum maksimal, tapi di akhir tahun kita berharap bisa mencapai 98 persen.” ucapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *