Site icon BAUBAUPOST.COM

Polres Baubau Sosoalisasikan Bahaya Narkoba.

F12.1 Susasana sosisalissi bahaya narkoba di SMAN 4 Baubau Foto Arianto W Copy

Susasana sosisalissi bahaya narkoba di SMAN 4 Baubau - Foto Arianto W

 

Peliput: Arianto W Editor: Hengki TA

BAUBAU, BP – Untuk mengantisipasi bahaya narkoba di kalangan pelajar, Polres Baubau menggelar sosialisasi bahaya narkoba di tingkat SMP dan SMA se Kota Baubau.

Pada kegiatan yang dilaksankan di SMAN 4 Baubau Kamis (16/03), Waka Polres Baubau, Kompol Suparno Agus Candra Kusumah SH SIk, menghimbau agar generasi muda tidak tergolong pengguna atau pengedar, sehingga pihaknnya mengantisipasi adanya hal tersebut. ”Bahaya narkoba sudah tidak melihat siapa yang akan di sasar, bisa di katakan dari umur lima tahun bisa jadi korban narkoba,” jelasnya

Selain itu, untuk mencegah terjadinya penyalagunaan khususnya Minuman Keras (Miras), pihaknnya selalu melakukan upaya-upaya dalam hal ini Cipta Kondisi (Cipkon) agar mencegah hal-hal yang tidak diinginkaan. ”Kami selaku pihak kepolisian menginginkan agar instansi terkait bisa bekerjasama untuk menangani masalah miras ini,” tuturnya.

Dikesempatan itu, juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, dr H Edy Natsir MKes. Dijelaskannya bahwa narkoba merupakan obat yang digunakan para medis, untuk mengobati nyeri dan mengurangi rasa sakit pada luka berat akibat kecelakaan.

”Sekarang banyak orang yang menyalagunakan Obat-obatan itu dan banyak orang-orang yang tidak bertanggung jawab mulai memperjual belikan ke masyarakat. Kita takut, jangan sampai kalangan pelajar terjerumus pergaulan atau penyalagunaan narkoba, oleh karna itu kami berkolaborasi dengan pihak kepolisian untuk turun memberikan sosialisasi tersebut,” kata Edy Natsir.

Dengan adanya hal tersebut, Edy Natsir mengimbau siswa-siswi agar tidak sama sekali mengunakan narkoba, sebab apabila telah mengonsumsi barang tersebut maka akan terjerumus dan selalu ingin mencoba. Dimana di dalam narkoba terkandung efek Adiksi yang bisa membuat kencanduan.

”Cara mengantisipasi masyarakat agar tidak tergolong dengan obat-obatan terlarang itu, dengan cara mengalihkan waktu peluang, perhatian untuk di isi dengan hal-hal berguna yang berbau positif agar bisa membangun kepribadian dari karkter masyarakat,” tutupnya.(#)

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version