Asisten I Baubau La Ode Aswad Dorong Organisasi Wanita Islam Ikut Deteksi Potensi PerpecahanAsisten I Baubau La Ode Aswad Dorong Organisasi Wanita Islam Ikut Deteksi Potensi Perpecahan

BAUBAU, BP – Upaya memperkuat peran perempuan muslim dalam pembangunan sosial keagamaan kembali ditegaskan melalui pengukuhan pimpinan dan pengurus cabang Wanita Islam tingkat kecamatan se-Kota Baubau yang digelar di Aula Palagimata, Sabtu, 31 Januari 2026. Pengukuhan ini menandai langkah baru organisasi dalam memperluas jangkauan pembinaan hingga ke seluruh kecamatan. “Asisten I Baubau La Ode Aswad Dorong Organisasi Wanita Islam Ikut Deteksi Potensi Perpecahan,”

Asisten I Baubau La Ode Aswad Dorong Organisasi Wanita Islam Ikut Deteksi Potensi Perpecahan
Asisten I Baubau La Ode Aswad Dorong Organisasi Wanita Islam Ikut Deteksi Potensi Perpecahan

Pengukuhan yang dihadiri jajaran pemerintah dan tokoh perempuan tersebut menjadi momentum memperkuat hubungan kemitraan antara organisasi Islam dan Pemerintah Kota Baubau. Hadir dalam kegiatan itu Asisten I Setda Baubau La Ode Aswad, Kepala Dinas PPAKB Baubau Abdul Rahman, para camat se-Kota Baubau, serta sejumlah organisasi wanita, salah satunya perwakilan organisasi wanita Baubau, Isuyah.

Dalam sambutannya, Asisten I La Ode Aswad menegaskan bahwa pemerintah terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi masyarakat, termasuk Wanita Islam. Ia menilai organisasi yang memiliki identitas khas warna ungu ini telah menunjukkan kemapanan baik dari sisi kelembagaan maupun kontribusi sosial. Menurutnya, keseragaman identitas tersebut menjadi branding yang positif dan mudah dikenali publik.

Aswad juga menekankan bahwa Wanita Islam berpotensi menjadi penengah ketika terjadi perbedaan di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Baubau, kata dia, sangat berharap peran aktif organisasi dalam mendeteksi potensi perpecahan sosial atau persoalan keagamaan yang mungkin muncul di masyarakat. Hal ini penting dalam menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan antarwarga.

Sementara itu, Ketua Wanita Islam Baubau periode 2025–2030, H. Muzifah, menyampaikan apresiasi atas hadirnya dukungan dari pemerintah dan seluruh unsur yang hadir. Ia menegaskan bahwa organisasi akan menjaga amanah melalui penguatan aktivitas pembinaan muslimah dan berbagai program sosial keagamaan. Muzifah juga mengajak seluruh pengurus tetap solid dan bekerja sama membesarkan organisasi.

Muzifah mengingatkan bahwa tidak semua masyarakat memahami fungsi Wanita Islam secara menyeluruh. Padahal, organisasi ini telah menjadi wadah pembinaan perempuan muslim sejak berdiri di Kota Baubau pada 19 Januari 2019 dan kini memasuki periode kepengurusan yang kedua. Di tingkat nasional, organisasi Wanita Islam sendiri berdiri pada tahun 1962 sebagai bagian dari gerakan modernisasi perempuan muslim Indonesia.

Selain itu, Wanita Islam Indonesia memiliki Panca Dharma sebagai pedoman utama. Panca Dharma tersebut mencakup penguatan akidah, peningkatan kualitas muslimah, pengabdian kepada masyarakat, pembinaan keluarga sakinah, serta dukungan terhadap pendidikan Islam. Nilai-nilai ini menjadi dasar bagi setiap cabang untuk menjalankan programnya, termasuk di Kota Baubau.

baca juga:

  1. Prosesi Adat Keraton Buton Kukuhkan Gelar Kehormatan Menag Prof Dr KH Nasaruddin…
  2. Imigrasi Baubau Teguhkan Komitmen Dorong Pelayanan Humanis dan Profesional Serta Momentum Evaluasi Kinerja di Hari Bakti ke-76

Dalam konteks global, penguatan peran perempuan dalam organisasi keagamaan juga merupakan bagian dari tren dunia yang menekankan pentingnya inklusivitas. Di berbagai negara, kelompok perempuan muslim terus memperluas ruang kontribusinya dalam bidang sosial, pendidikan, dan advokasi. Gerakan serupa turut mendorong organisasi seperti Wanita Islam untuk adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman.

Muzifah berharap kepengurusan baru dapat terus menjaga semangat tersebut. “Kita ingin Wanita Islam Baubau tetap jaya dan menjadi organisasi yang bermanfaat bagi umat,” ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Baubau atas dukungan yang selama ini diberikan.

Acara pengukuhan ditutup dengan doa bersama sebagai simbol komitmen seluruh pengurus untuk menjaga integritas, akhlakul karimah, serta keberlanjutan program organisasi di tingkat kecamatan.(*)

baca berita lainnya:

Refleksi 76 Tahun Pengabdian, Imigrasi Baubau Perkuat Integritas

BAUBAU, BP – Semangat pengabdian dan peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi pesan utama dalam perayaan syukuran Hari Bakti Imigrasi ke-76 yang digelar Kantor Imigrasi Kota Baubau, Senin (26/1/2026). “Refleksi 76 Tahun Pengabdian, Imigrasi Baubau Perkuat Integritas,”

Refleksi 76 Tahun Pengabdian, Imigrasi Baubau Perkuat Integritas
Refleksi 76 Tahun Pengabdian, Imigrasi Baubau Perkuat Integritas

Peringatan tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang Imigrasi Republik Indonesia dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara sekaligus melayani masyarakat di bidang keimigrasian.

Momentum perayaan juga dimanfaatkan sebagai penguatan komitmen kelembagaan untuk terus beradaptasi dengan dinamika zaman, termasuk perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.

Kepala Kantor Imigrasi Kota Baubau, Muhammad Bakri, menegaskan bahwa peningkatan profesionalisme dan integritas aparatur merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, peringatan Hari Bakti Imigrasi bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan sarana evaluasi terhadap kinerja sekaligus dorongan untuk terus berbenah.

“Tema Hari Bakti Imigrasi ke-76, yaitu ‘Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju’, mencerminkan semangat kami untuk berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional,” ujar Bakri.

Ia menjelaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi arah kebijakan pelayanan Imigrasi yang menekankan pentingnya kehadiran negara melalui pelayanan yang berkualitas.

Lebih lanjut, Bakri menyampaikan bahwa Kantor Imigrasi Baubau akan terus mendorong lahirnya inovasi layanan agar lebih cepat, mudah, dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, pendekatan pelayanan yang humanis dan transparan juga menjadi fokus utama dalam membangun hubungan yang lebih baik antara institusi pemerintah dan masyarakat.

baca juga:

  1. Prosesi Adat Keraton Buton Kukuhkan Gelar Kehormatan Menag Prof Dr KH Nasaruddin…
  2. Ini Dia Nama 25 Pejabat Pemkot Baubau Yang Dilantik Walikota HYF, 3 OPD Masih Kosong

Melalui peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 ini, seluruh jajaran diharapkan semakin termotivasi untuk bekerja secara profesional serta konsisten memberikan pelayanan terbaik.

Ia pun berharap, semangat pengabdian yang diusung dalam perayaan tersebut dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari budaya kerja aparatur Imigrasi di Baubau.(*)

 

Visited 86 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *