Dari Usia Dini hingga Remaja, Atlet Pelajar Baubau Borong 18 Medali di Kejurnas Pencak Silat, 10 Diantaranya Adalah Medali EmasDari Usia Dini hingga Remaja, Atlet Pelajar Baubau Borong 18 Medali di Kejurnas Pencak Silat, 10 Diantaranya Adalah Medali Emas

BAUBAU,BAUBAUPOST.COM– Kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Baubau menegaskan dominasinya di tingkat nasional setelah meraih 18 medali dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anoa Champion 2 yang berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 30 April hingga 3 Mei 2026. “Dari Usia Dini hingga Remaja, Atlet Pelajar Baubau Borong 18 Medali di Kejurnas Pencak Silat, 10 Diantaranya Adalah Medali Emas,”

Dari Usia Dini hingga Remaja, Atlet Pelajar Baubau Borong 18 Medali di Kejurnas Pencak Silat, 10 Diantaranya Adalah Medali Emas
Dari Usia Dini hingga Remaja, Atlet Pelajar Baubau Borong 18 Medali di Kejurnas Pencak Silat, 10 Diantaranya Adalah Medali Emas

Capaian tersebut terdiri atas 10 medali emas, 3 medali perak, dan 5 medali perunggu dari total 18 atlet pelajar yang diturunkan dalam tiga kelompok usia, yakni usia dini, pra remaja, dan remaja.

Keberhasilan ini menjadi indikator kuat bahwa pembinaan atlet pencak silat di Kota Baubau berjalan sistematis dan berkelanjutan, sehingga mampu bersaing di level nasional.

Kepala pelatih IPSI Kota Baubau, Djamal, menyatakan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari proses latihan panjang yang dijalani atlet dengan disiplin tinggi.
“Capaian ini bukan hasil instan, melainkan buah dari kerja keras, konsistensi latihan, dan semangat juang para atlet,” ujar Djamal, Senin (4/5).

Ia menambahkan, dukungan dari orang tua dan pihak sekolah turut berperan penting dalam keberhasilan tersebut.
“Peran sekolah dan keluarga sangat besar, terutama dalam memberikan ruang dan motivasi bagi atlet untuk berkembang,” katanya.

Dominasi Baubau paling menonjol terlihat pada kategori remaja. Sejumlah atlet berhasil menyabet medali emas, antara lain Siti Marwah Djamal dari SMAN 1 Baubau, Marhamdan dari SMA 5 Baubau, serta Tegar Arya Prawira, Yasni, dan Andi Sawaludin dari SMAN 5 Baubau. Ronal dari MTs Kalia Lia juga turut menyumbangkan medali emas.

Pada kategori yang sama, Wa Ode Yulianti Oba dari SMKN 4 Baubau meraih medali perak, sementara medali perunggu dipersembahkan oleh Teguh Arya Prawira, Syafitri Lia Amrin dari SMAN 5 Baubau, serta Najwa Diva dari SMKN 4 Baubau.

Sementara itu, di kategori pra remaja, Atika Sari Devi dan Muhammad Idwal dari SMPN 5 Baubau, serta Avira Tri Adinda Mei dari SMPN 4 Baubau, berhasil meraih medali emas. Najwa Ambar Wani dari SMPN 4 Baubau menyumbangkan medali perunggu.

Adapun pada kategori usia dini putri, Jihan Hafizah dari SDN Tomba tampil sebagai peraih medali emas, sedangkan Ajeng Rahma Mukti dan Syafikah Izzatun Nisa dari SDN 7 Baubau masing-masing meraih medali perak.

Keikutsertaan atlet pelajar dalam kejuaraan ini dinilai sebagai bagian dari strategi pembinaan jangka panjang IPSI Baubau dalam mencetak atlet potensial sejak usia dini hingga remaja.

Secara historis, pencak silat telah berkembang sebagai olahraga prestasi sejak dibentuknya organisasi Ikatan Pencak Silat Indonesia pada 1948, yang kemudian menjadi motor pengembangan silat di tanah air.

Di tingkat internasional, pencak silat semakin mendapat pengakuan setelah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO pada 2019, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat perkembangan olahraga ini.

Selain itu, pencak silat juga telah dipertandingkan dalam ajang multi-event seperti Asian Games 2018, di mana Indonesia tampil sebagai juara umum, menandai era kebangkitan silat di panggung global.

Dalam konteks tersebut, prestasi IPSI Baubau dinilai menjadi bagian dari kontribusi daerah dalam menjaga tradisi sekaligus meningkatkan daya saing nasional di cabang olahraga pencak silat.

baca juga:

  1. 78 Pejabat Baubau Resmi Dilantik Wali Kota Baubau HYF, WFH Tak Jadi Alasan Tetap Tekankan Kinerja ASN
  2. Dinkes Baubau Periksa 445 WBP dan Pegawai Lapas Secara Massal Untuk Cegah Penyakit Menular

 

“Prestasi ini kami harapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menekuni olahraga secara serius dan menjauhi hal-hal negatif,” kata Djamal.

Ia juga menegaskan bahwa IPSI Baubau akan terus meningkatkan kualitas pembinaan, termasuk memperluas jangkauan pelatihan dan kompetisi bagi atlet muda.

Dengan capaian ini, Kota Baubau semakin meneguhkan posisinya sebagai salah satu daerah potensial dalam pengembangan atlet pencak silat di Indonesia.(*)

baca berita lainnya:

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Sebanyak 78 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Baubau resmi dilantik oleh Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, pada Sabtu (2/5/2026) di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Palagimata. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam memperkuat struktur organisasi serta mempercepat pencapaian target kinerja tahun anggaran 2026. “Wali Kota Baubau HYF Lantik 78 Pejabat Fokus Penguatan dan Percepatan Kerja,”

Wali Kota Baubau HYF Lantik 78 Pejabat Fokus Penguatan dan Percepatan Kerja
Wali Kota Baubau HYF Lantik 78 Pejabat Fokus Penguatan dan Percepatan Kerja

Langkah tersebut diambil di tengah tuntutan percepatan pembangunan daerah yang memasuki triwulan kedua. Pemerintah Kota Baubau menilai, pengisian jabatan yang kosong melalui mekanisme promosi dan rotasi merupakan solusi untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik.

Dalam arahannya, Yusran Fahim menegaskan bahwa momentum pelantikan harus dimaknai sebagai titik awal peningkatan kinerja. “Pelantikan ini adalah langkah penguatan agar setiap lini pemerintahan siap mencapai target kinerja yang telah ditetapkan,” ujarnya.

dummy

Ia menambahkan, para pejabat yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri. “Kita sudah memasuki triwulan kedua, tidak ada lagi ruang untuk berlama-lama. Semua harus langsung bekerja atau tancap gas,” tegasnya.

Selain percepatan kinerja, Wali Kota juga menyoroti pentingnya penyerapan anggaran yang tepat waktu. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah memastikan realisasi anggaran berjalan sesuai jadwal guna mendukung program pembangunan yang telah dirancang.

Konsolidasi internal menjadi aspek lain yang ditekankan dalam pelantikan ini. Para pejabat diminta membangun koordinasi yang solid di unit kerja masing-masing agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan selaras dengan visi pembangunan daerah.

Menanggapi kebijakan efisiensi serta penerapan sistem kerja Work From Home (WFH), Yusran Fahim mengingatkan bahwa kondisi tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik. “WFH bukanlah penghalang. Dengan adaptasi dan inovasi, kita tetap harus produktif dan memberikan pelayanan prima,” katanya.

Secara historis, kebijakan rotasi dan promosi jabatan dalam birokrasi telah menjadi praktik umum di Indonesia sejak era reformasi 1998, yang menekankan prinsip meritokrasi dalam pengelolaan aparatur sipil negara. Di tingkat global, praktik serupa juga diterapkan di berbagai negara untuk menjaga dinamika organisasi dan mencegah stagnasi kinerja.

Reformasi birokrasi yang dicanangkan pemerintah pusat melalui berbagai regulasi, termasuk penguatan sistem merit oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah dalam melakukan penataan organisasi secara berkelanjutan.

Dalam konteks lokal, pelantikan pejabat di Kota Baubau juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Wali Kota turut mengingatkan pentingnya integritas dan etika dalam menjalankan tugas. “Selamat bertugas kepada pejabat yang baru dilantik. Bekerjalah dengan baik, benar, dan penuh tanggung jawab,” pesannya.

Ia juga menambahkan pesan moral kepada seluruh aparatur agar menjaga akhlak serta menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan publik. “Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.

Adapun sejumlah pejabat yang dilantik meliputi berbagai posisi strategis, mulai dari camat, kepala bagian, hingga lurah. Di antaranya Camat Wolio Tegar Aryu Saputra, Kabag Kesra La Ode Maaruf, Kabag Umum Mustafa, serta Inspektur Pembantu Wilayah I La Ode Darmawan Hibali.

Baca juga:

  1. Murhum Juara Umum di MTQ XIV Baubau, Ajang Religius Berakhir, Generasi Qurani Jadi Sorotan
  2. 87 Calon Jamaah Haji Baubau Ikuti Tes Fisik, Dinkes Tekankan Pentingnya Stamina

Selain itu, turut dilantik Sekretaris Dinas Perumahan Mohamad Salman, Kabid Pertanahan Dina Fainal, Kabid Cipta Karya Yudiarto, serta sejumlah lurah seperti Yinizal Nisaid, Jeny, Muslimat, Abdul Rasyid, Dinarti, Zamria, Zuliadin, Minarni, Asham, dan Anong Nani.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kota Baubau diharapkan mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.(*)

Visited 280 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *