BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan resmi memulai pembangunan Kantor Bupati yang baru melalui prosesi peletakan batu pertama di Kelurahan Laompo, Kecamatan Batauga, Jumat (19/6/2026). Proyek bernilai Rp49,728 miliar tersebut ditargetkan selesai pada 2 Maret 2028 dan diharapkan menjadi tonggak peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah. “Bersama Hugua, Bupati H Muh Adios Lakukan Groundbreaking Kantor Bupati Buton Selatan Dilahan 12 Hektar, Proyek Bernilai Rp49,7 Miliar Ditarget Selesai 2 Maret 2028,”

Pembangunan gedung tersebut menggunakan skema pembiayaan tahun jamak (multi years) dengan masa pelaksanaan selama 630 hari kalender. Berdasarkan papan proyek, pekerjaan dimulai pada 12 Juni 2026 melalui Nomor Kontrak 01/Kontrak-KTR Bupati/PUPR/VI/2026 dan dibiayai dari Dana Alokasi Umum (DAU).
Prosesi groundbreaking dipimpin langsung oleh Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, S.Sos., M.B.A., bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Dr. Ir. H. Hugua, M.Ling. Kehadiran keduanya menandai dimulainya salah satu proyek infrastruktur pemerintahan terbesar di Kabupaten Buton Selatan dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Adios menegaskan bahwa pembangunan kantor baru bukan hanya menghadirkan gedung administrasi, tetapi juga menjadi simbol transformasi birokrasi di daerah.

“Pembangunan Kantor Bupati ini bukan sekadar pembangunan fisik gedung semata, melainkan simbol kemajuan, pemersatu, dan semangat baru bagi tata kelola pemerintahan daerah,” ujar Muhammad Adios.
Ia menjelaskan, kantor tersebut nantinya dirancang sebagai pusat pelayanan masyarakat, rumah aspirasi, sekaligus pusat koordinasi pemerintahan yang lebih representatif, modern, dan nyaman sehingga mampu mendukung peningkatan efektivitas birokrasi.
Menurut Bupati, lokasi pembangunan berada di atas lahan sekitar 12 hektare di Kelurahan Laompo, Kecamatan Batauga. Pembiayaannya mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Buton Selatan Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pembiayaan Kantor Bupati dengan Pelaksanaan Tahun Jamak untuk periode anggaran 2026–2028.
“Gedung ini diharapkan menjadi pusat pelayanan masyarakat dan mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan publik,” kata Bupati.
Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek pelaksanaan proyek. Kepada dinas teknis dan kontraktor, Bupati meminta seluruh pekerjaan dilaksanakan secara profesional, transparan, tepat waktu, serta memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.
“Kami berharap pekerjaan dilakukan dengan penuh tanggung jawab, tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai spesifikasi teknis agar menghasilkan bangunan yang kokoh dan berumur panjang,” tegasnya.

Bupati turut mengajak seluruh masyarakat serta pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan terhadap proyek tersebut. Menurutnya, partisipasi publik dan pengawasan bersama akan menjadi faktor penting agar pembangunan berjalan lancar dan selesai sesuai target.
Acara peletakan batu pertama dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan, antara lain Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau, Anggota DPD RI Waode Rabia Aladawia, Ketua DPRD Kabupaten Buton Selatan beserta anggota, jajaran TNI-Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri Pasarwajo, organisasi perangkat daerah, para camat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Berdasarkan informasi proyek, pengawasan pembangunan dilakukan oleh PT Arihta Tekhnik Persada, sedangkan pelaksana konstruksi merupakan kerja sama operasi (KSO) BPK–MKI JO yang terdiri atas PT Bumi Permata Kendari Cabang Baubau dan PT Murni Konstruksi Indonesia.
Secara historis, pembangunan pusat pemerintahan baru merupakan tahapan yang lazim dilakukan oleh daerah otonom untuk memperkuat fungsi administrasi dan pelayanan publik. Di Indonesia, berbagai daerah hasil pemekaran dalam dua dekade terakhir juga membangun kompleks perkantoran pemerintahan secara bertahap sebagai bagian dari penataan kelembagaan dan pelayanan kepada masyarakat.
baca juga:
- Bupati Buton Selatan H Muh Adios Dukung Merger BPR Bahteramas Demi Perkuat Ekonomi …
- Apel Siaga dan Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di BPS Buton Selatan, SE Dimulai, Data Akurat Jadi Target Utama
Dalam konteks internasional, pembangunan gedung pemerintahan modern juga menjadi tren di banyak negara sebagai upaya menciptakan pelayanan publik yang lebih terintegrasi dan efisien. Konsep tersebut menitikberatkan pada penyediaan fasilitas yang mendukung koordinasi antarlembaga, akses masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Dengan target penyelesaian pada awal 2028, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan berharap kantor baru tersebut dapat menjadi pusat administrasi yang representatif sekaligus memperkuat kapasitas birokrasi dalam melayani masyarakat dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.(*)
INFO GRAFIS

baca berita lainnya:

Apel siaga diikuti oleh petugas Sensus Ekonomi 2026, khususnya perwakilan dari wilayah Kecamatan Batauga yang dipilih karena kedekatannya dengan kantor BPS Kabupaten Buton Selatan. Kehadiran para petugas ini mencerminkan kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung kelancaran pelaksanaan pendataan ekonomi di wilayah tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buton Selatan serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Buton Selatan. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan adanya sinergi dan dukungan lintas sektor dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.
Dalam arahannya, Kepala BPS Kabupaten Buton Selatan, Bapak La Ode Ikhsanuddin Hamid, SST., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen seluruh petugas sebelum terjun ke lapangan. Ia berharap para petugas dapat menjalankan tugas secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta mengumpulkan data secara jujur, akurat, dan sesuai kondisi sebenarnya. Selain itu, petugas juga diingatkan untuk senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas di lapangan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan pembacaan ikrar Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang dipimpin oleh perwakilan petugas dari Kecamatan Batauga dan diikuti secara serentak oleh seluruh peserta apel. Ikrar tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kualitas pelaksanaan sensus dan kepercayaan masyarakat terhadap Badan Pusat Statistik.
Kegiatan apel siaga juga dirangkaikan dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon kelancaran, keselamatan, dan keberhasilan seluruh rangkaian pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Suasana khidmat terasa saat seluruh peserta apel mengikuti doa dengan penuh harap agar tugas yang diemban dapat berjalan dengan baik.
baca juga:
- Bunda PAUD Buton Selatan Ny Siti Norma Adios Ajak Semua Pihak Dukung Tumbuh Kembang Anak, …
- Bupati Buton Selatan H Muh Adios Resmi Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Libatkan 85 Orang, Hasil Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Daerah
Acara ditutup dengan prosesi pelepasan petugas secara simbolis oleh Kepala BPS Kabupaten Buton Selatan sebagai tanda dimulainya kegiatan pendataan di lapangan. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Buton Selatan dapat berjalan lancar, sukses, dan menghasilkan data yang akurat guna mendukung pembangunan daerah.(*)



