Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 07 September 2026
BACA Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 07 September 2026 Versi PDF
baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 07 September 2026

baca juga Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi lainnya:
- Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 04 September 2026
- Koran Online Baubau Post Edisi 03 September 2026
baca berita lainnya:
500 Kali Salawat Menggema di MIN 1 Baubau pada Peringatan Maulid Nabi
BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Sekitar 1.000 siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Baubau melantunkan salawat Nabi sebanyak 500 kali dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman madrasah, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi peringatan keagamaan, tetapi diarahkan sebagai bagian dari pendidikan karakter untuk membentuk peserta didik yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. “500 Kali Salawat Menggema di MIN 1 Baubau pada Peringatan Maulid Nabi,”

Kepala MIN 1 Baubau Dra. Yuliana Donggi Hanas, M.Pd., mengatakan Maulid Nabi merupakan agenda tahunan yang tahun ini telah memasuki pelaksanaan kelima. Ia menyebut keterlibatan orang tua dan wali murid menjadi salah satu unsur penting dalam kelancaran kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Kita Wujudkan Generasi Madrasah yang Beriman, Berilmu dan Berakhlak Mulia.”
“Ini sudah yang kelima kalinya kita melaksanakan Maulid Nabi. Terima kasih kepada orang tua dan wali murid yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan ini,” kata Yuliana.
Sebelum rangkaian acara utama berlangsung, para siswa terlebih dahulu melantunkan salawat Nabi. Madrasah semula menargetkan 1.000 kali lantunan, tetapi siswa berhasil menyelesaikan 500 kali. Dengan jumlah peserta sekitar 1.000 siswa, capaian tersebut jika dikalkulasikan mencapai sekitar 500 ribu lantunan salawat secara keseluruhan.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau H. Hasim Umar, S.Pd.I., yang hadir dalam kegiatan itu, menilai peringatan Maulid Nabi penting untuk menghubungkan kecintaan kepada Rasulullah dengan pembentukan karakter peserta didik. Menurut dia, keteladanan Nabi Muhammad SAW perlu diterjemahkan dalam perilaku sehari-hari.

“Maulid Nabi merupakan momentum untuk meneladani dan mengikuti sifat serta keimanan Rasulullah kepada Allah SWT. Ini juga penting dalam memperkuat karakter peserta didik,” ujarnya.
Selain Hasim, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kementerian Haji Buton Selatan Hj. Nurhayati, SE., Kepala Tata Usaha Kemenag Baubau, Kepala Seksi Bidang Madrasah Marwiyah, S.Pd.I., pengawas lingkup Kota Baubau, kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN), serta Kepala Urusan Agama Kecamatan Murhum. Rangkaian kegiatan diisi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir, dan salawat yang diikuti siswa serta keluarga besar MIN 1 Baubau.
Dalam konteks sejarah Islam, peringatan Maulid Nabi berkembang jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Kementerian Agama mencatat terdapat sejumlah versi mengenai awal tradisi tersebut, termasuk yang mengaitkannya dengan Dinasti Fathimiyah di Mesir maupun peringatan yang berkembang pada masa Sultan Muzhaffaruddin Al-Kaukabri di wilayah Irbil pada awal abad ke-7 Hijriah.

Di Nusantara, tradisi Maulid kemudian berkembang dalam beragam bentuk dan melahirkan karya keagamaan seperti Maulid Barzanji. NU Online mencatat teks karya Syekh Ja’far al-Barzanji menjadi salah satu bacaan Maulid yang populer di dunia Islam dan turut berkembang luas di Nusantara. Di MIN 1 Baubau, nilai historis dan keagamaan itu diterjemahkan melalui pembiasaan salawat serta keteladanan akhlak. “Tujuan kita melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW agar peserta didik kelak dapat meneladani sifat Rasulullah yang santun, rajin belajar dan memiliki semangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yuliana.
baca juga:
- Baubau Jadi Pintu Masuk Investasi Cornhouse, Pabrik Mete 30 Ribu Ton Dikaji …
- Hilirisasi Jambu Mete di Baubau Dibidik, Kementan Soroti Penyakit Tanaman
Setelah zikir dan salawat bersama, kegiatan ditutup dengan makan bersama. Para peserta menikmati beragam makanan khas lokal yang disiapkan keluarga besar MIN 1 Baubau sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan madrasah.(*)



