F01.1 Aswan depan pada saat melakukan salah satu unjuk rasaAswan (depan) pada saat melakukan salah satu unjuk rasa

 YM: Biasa itu, Ada Kepentingan Politik di Balik Isu ini
Laporan: Hengki TA

BAUBAU,BP – Forum Pemerhati Masyarakat (FPM) berencana melakukan demonstrasi menuntut oknum anggota DPRD Baubau inisial YM untuk dilakukan pergantian antar waktu (PAW). Inisial YM diduga telah melakukan perbuatan asusila.

Menurut Koordinator FPM Aswan, YM tidak pantas mewakili rakyat Baubau apalagi dalam perhelatan Pilwali 2018. Bila Ibu Roslina Rahim maju di Pilwali, maka DPRD Baubau bisa saja berada dalam kendalinya jika tidak di-PAW.

“Jadi dugaan perbuatan asusila yang dilakukan YM ini sudah ada laporan polisinya oleh inisial HS (33) 29 April 2017 lengkap dengan saksi IG. Harusnya polisi meneruskan laporan terkait YM ini tanpa pandang bulu,” tuturnya, Senin (08/05), ketika dikonfirmasi Baubau Post.

Aswan mengungkapkan sebenarnya pihaknya akan turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi, Senin (08/05), namun terkendala pihaknya belum mendapatkan surat tanda pemberitahuan terdaftar (STPT) dari kepolisian.

“Dalam surat kami itu ada kesalahan karena kami masukan Minggu sore, sehingga STPT nya belum terbit. Nah, kami akan segera mengurus kembali surat izinnya dan insya Allah demonya akan kami laksanakan hari Rabu (10/05),” janjinya.

Aswan mengatakan orasi akan dilakukan pada dua lokasi utama di Polres Baubau, meminta agar pihak kepolisian segera memproses laporan dugaan perbuatan asusila yang dilakukan YM. “Jangan hukum itu tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” katanya.

Lokasi klimaksnya, di gedung DPRD Baubau untuk meminta badan kehormatan DPRD mengambil tindakan mem-PAW-kan YM.

“Kami akan datang di DPRD dengan cara yang baik menyampaikan aspirasi. Bila kami diterima dengan cara yang tidak layak misalnya dengan memblokir kantor pintu gerbang masuk Kantor DPRD dengan kawat berduri, maka kami akan membuat chaos,” tutur Aswan.

Kasat Intel Polres Baubau AKP Muh Salam SH MH, mengakui jika sudah tiga kali pihaknya menerima surat pemberitahuan aksi tentang dugaan asusila inisial YM. “Bahkan sudah tiga kali surat pemberitahuan aksi itu masuk, namun demonya selalu tidak jadi,” katanya ketika diklarifikasi.

Sementara itu, YM yang dikonfrimasi Baubau Post via telepon selulernya kemarin menjawab singkat dan terkesan santai. Jika isu yang menerpa dirinya tidak lepas dari kpentingan politik yang saat ini mulai rame di kota Baubau.

“Ha..ha..ha.. biasa itu, yang jelas ini ada kepentingan politik dari isu ini,”jawabnya singkat. (*)

Visited 3 times, 1 visit(s) today