F4.1 Ridho April Rizal ZawawiRidho April Rizal Zawawi

BAUBAU, BP- Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas III Non TPI Baubau tidak mengiginkan adanya calo paspor yang mengambil kuntungan dari masyarakat yang hendak mengurus paspor. Untuk itu Kanim Baubau membentuk satuan tugas (Satgas) untuk mencegah hal ini.

Kasubsi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Ridho April Rizal Zawawi mengatakan pembentukan Satgas ini sesuai dengan target Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk menghilangkan calo paspor di Indonesia.

“Di sini kita sudah ada Satgas yaitu satgas TKI non Prosedural dan Satgas calo paspor, jadi sekarang di Imigrasi itu sudah tidak ada lagi mananya calo paspor,” katanya saat ditemui Senin (30/09).

Upaya ini juga untuk mendukung Kanim Baubau untuk memperoleh zona integritas untuk menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Kalau kita dapatkan gelar itu pasti menaikkan nama Kota Baubau karena susah untuk mendapatkan itu, kemudian dari awal dibentuk tahun 2014 sampai sekarang kita masih mengejar targetnya itu dan kita tidak mau seperti itu (adanya calo Paspor-red),” jelasnya.

Ditambahkan dalam pengurusan paspor tidak sembarang dilakukan, harus ada beberapa unsur yang terlibat dalam pengurusannya agar selalu dapat dikontrol. Pemohon pembuat paspor harus melapor ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), RT/RW hingga ke tingkat kelurahan dan kecamatan, kemudia ke Kanim Baubau

Sejauh ini pihaknya sudah memiliki agen resmi yang mengurus pembuatan paspor untuk para TKI yang ingin melakukan pembutan paspor.

Pembuatan paspor untuk masyarakat yang ingin berkerja di luar negeri sangat minim. Hal ini dapat dilihat dari antusias masyarakat yang kebanyakan membuat paspor untuk menunaikan ibadah haji maupun umroh di tanah suci.

“Tapi kalau di Baubau ini kalau untuk TKI yang prosudural itu masih sangat minim dan kebanyakan di sini orang Baubau itu paling banyak itu umroh, haji, dan kunjungan keluarga di malaysia,” pungkasnya (#)

Peliput: LM Syahrul

Visited 1 times, 1 visit(s) today