Libatkan Kades Bahari Makmur dan Pihak Ketiga

Peliput: Alyakin Editor: Hasrin Ilmi

PASARWAJO, BP – Masyarakat Desa Bahari Makmur, Kecamatan Siotapina Kabupaten Buton menilai Kepala Desanya, Si Tuti dan pihak Ketiga, Amirudin melakukan Kongkalingkong dalam Pembangunan reklamasi pantai. Pembangunan reklamasi dengan anggaran Rp 400 juta dari Dana Desa (DD) Tahun 2016 di duga di mark up sehingga diduga merugikan keuangan Negara.

Salah seorang Masyarakat Desa Bahari Makmur, Amin Taslim, Dikonfirmasi Baubau Post kemarin, Pihaknya mengatakan, Kepala Desa, Si Tuti dan Amruddin diduga melakukan Kongkalingkong dalam pembangunan reklamasi pantai.

“Dia, (Si Tuti-Red), memberikan kewenangan terhadap Amirudin untuk menangani pekerjaan itu dalam pembelian material seperti tanah satu truk dengan harga 150 ribu, Tetapi faktanya dilapangan tidak sesui kenyataan karena tanah yang dibeli dan sewa mobilnya hanya 45 Ribu,
Tanahkan 15 ribu dibeli per ret, sewa mobil 30 ribu, nah kenapa Si Tuti dia kasih Amirudin 150 ribu, ada apa?,” ungkapnya

Gaji harian orang kerja (HOK), Lanjutnya, diduga dikorupsi oleh Si Tuti karena dari 90 hari kerja kalender namun yang dibayarkan kepada masyarakat tidak sesuai dengan laporan keuangan pekerjaan tersebut.

“Inikan aneh, masyarakat itu kerja 90 hari kalender namun fakta lapangan mereka bekerja tidak sampai 90 hari,” Katanya

Sementara itu, salah seorang pemilik tanah, Alimasi ditempat terpisah,Pihaknya membenarkan bahwa Amirudin, membeli tanah timbunan kepada dirinya dengan harga Rp 15 ribu satu mobil trek. Begitu juga dengan biaya angkutnya dihargai Rp 30 ribu per mobil dan total tanah timbunan yang dibeli Amirudin sebanyak 1000 ret lebih.

“Jadi betul itu, Dia (Amirudin-Red) mem beli tanah kesaya dengan harga15 ribu dan biaya mobil disewa 30 ribu satu kali angkut,” katanya

Selain itu, Ketua tim pengelola kegiatan (TPK) proyek Teti, Mengatakan,
Pihaknya ikut terlibat dalam kegiatan tersebut dalam pembelian materil untuk pembangunan reklamasi pantai.

“Ya, Saya terlibat dari awal sampai akhir, untuk beli Semen, pasir, batu,”Katanya singkat

Sementara Kepala Desa Bahari Makmur, Kecamatan Siotapina Kabupaten Buton, Si Tuti, membanta dengan tegas atas tudingan masyarakatnya, bahwa pembangunan reklamasi pantai telah terjadi Kongkalingkong dengan pihak ketiga, Amirudin sehingga terjadi pembekakan.

Menurutnya, keterlibatan Amirudin dalam proses pembangunan reklamasi pantai di Desa Bahari Makmur itu sesui dengan kesepakatan.

“Jadi tidak benar, laporan tanah itu tidak benar, dan itu menurut dia,”singkatnya, (*)

Pin It on Pinterest