Maket RSUD Buton Selatan

Peliput : Amirul

BATAUGA,BP–Masih dalam perencanaan, rumah sakit dari pihak swasta akan dibangun di Kecamatan Sampolawa. Informasi itu diungkapkan Camat Sampolawa Muhammad Hamid.

Maket RSUD Buton Selatan
Maket RSUD Buton Selatan

Kata Muhammad Hamid, ada rencana pembangunan rumah sakit swasta di Sampolawa. Bahkan dari pihak BPOM yang sudah pernah berkunjung ke wilayahnya meninjau lokasi.

“Sudah pernah datang ke Sampolawa saya sudah diminta menyiapkan lahan sekitar 5 hektar,” katanya belum lama ini.

Lanjutnya, luas lahan yang diminta untuk membangun rumah sakit itu kurang lebih 5 hektar. Pihaknya rencananya menyiapkan lokasi di Area Peruntukan Lain (APL) Sampolawa.

Namun hal ini masih menjadi kendala karena regulasi Peruntukan lahan di APL, karena itu belum jelas. Saat ini pihaknya sementara menunggu regulasi dari Pemkab Busel.

iklan corona baubau
iklan

“Kita berharap semoga secepatnya sehingga ketika kita turun lapangan tidak bertolak belakang,” jelasnya.

Ia berharap pembangunan RS di wilayah Sampolawa dapat terealisasi sehingga masyarakat Sampolawa dan sekitarnya dapat mendapatkan layanan kesehatan secara dekat dan maksimal.

Pasalnya RS menjadi salah satu layanan kebutuhan dasar masyarakat disektor kesehatan. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel:

Abu Hasan Selama 5 Tahun Jabat Bupati Buton Utara Tidak Pernah Berkantor di Buranga

Selama menjabat sebagai bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan tidak perna berkantor di kantor Bupati Butur yang dibangun di pusat ibu kota kabupaten Buton Utara itu yang tepatnya di Buranga kecamatan Bonegunu. “Kayaknya saya tidak perna liat. Saya tidak perna liat”. Kata Haendri Guntoro warga yang tinggal di depan kantor Bupati Butur. Kata Dia jika Bupati Buton Utara berkantor di sini (Buranga red) tidak mungkin kantor Bupati itu kotor seperti itu. “Kalau da berkantor pasti da bersih kantor, tapi kalau tidak berkantor makanya kantor da jelek begitu”. Katanya.
Terkait sorotan masyarakat Buranga yang mengatakan selama menjabat sebagai Bupati Butur Abu Hasan tidak perna berkantor di Buranga kecamatan Bonegunu sebagai pusat ibu kota kabupaten Buton Utara.
Sorotan tersebut diakui oleh Abu Hasan bahwa dirinya selama menjabat sebagai bupati Buton Utara tidak perna berkantor di Buranga.
Demikian kata Abu Hasan pada saat temui awak media usai meresmikan Mokodim Butur, Selasa ( 22/09).
“Kalau itu Saya akui berkantor secara formal tidak”. Singkatnya.
Lanjut Bupati Butur itu, mengatakan sejak awal dirinya menjabat sebagai bupati Buton Utara telah berusaha menggagas dan memfungsikan Buranga sebagai ibu kota kabupaten Buton Utara dan akan berkantor di Buranga namaun hal itu selalu gagal.
“Tapi diawal kepemimpinan saya, saya sudah coba untuk menggagas pemfungsikan Buranga sebagai pusat ibu kota, beberapa kali kita lakukan gagal menempatkan staf sebanyak seratus orang setiap kantor juga gagal”. Kata Abu Hasan.
Lanjut Abu Hasan, membeberkan juga penyebab kegagalan dirinya berkantor di Buranga karena kendala transportasi dan home stay. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest