Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- PDAM Kota Baubau akhirnya memutuskan untuk sementara merubah jalur untuk menghasilkan debit air yang besar dan meengalirnya kuat guna menyalurkan air di Kawasan Palagimata, dan Kecamatan Betoambari. Demikian dikatakan Dirut PDAM Kota Baubau Jimmy Hersandi, Rabu (00/02/2022)

Dirut PDAM Kota Baubau Jimmy Hersandi

Menurut Jimmy Hersandi beberapa pekan sebelumnya air tidak mengalir lancar karena jalur distribusinya disambung langsung dari mesin. “Itu dorongannya kurang lancar. Nah setelah kita telusuri maka saya memutuskan untuk mengalihkan jaringan dengan langsung disambungkan ke penampung baru kemudian disalurkan ke rumah-rumah pelanggan,” ucapnya.

Demi memaksimalkan pelayanan air kepada masyarakat, kata Jimmy Hersandi, pihaknya harus merubah jaringan itu sepanjang kurang lebih 400 meter. “Memang memakan waktu, karena kami harus menelusuri dulu jaringan pipanya baru diambil keputusan mana yang terbaik agar menghasilakan debit air yang besar dan lancar,” tuturnya.

Terkait dengan mesin air berkapasita 75 KW pengadaan tahun 2020, kata Jimmy Hersandy, saat ini semua kelengkapan mesin yang baru sudah disiapkan tinggal menunggu tekhnisinya datang dari luar daerah. “Sesuai koordinasi dan penyampaian dari pihak PUPR Kota Baubau Sabtu pekan ini tekhinisinya sudah tiba. Jadi lancarnya air ini masih menggunakan mesin lama tapi hanya alurnya saja yang kami rubah,” ucap Jimmy Hersandi.

baca juga: Dinas Pariwisata Baubau Jajaki Kerjasama Dengan BKSDA Provinsi Sultra Terkait Pengelolaan Kawasan Air Jatuh Tirta Rimba

Sementara itu masyarakat di Kawasan Palagimata dan juga sebagaian Betoambari sangat berterimakasih karena air PDAM Baubau sudah kembali mengalir normal sesuai jadwal. Mereka mengaku mendapatkan pasokan air dari PDAM seperti biasa air yang keluar dari pipa lancar dan bersih. (***)