Peliput: Alamsyah Pradipta

BAUBAU, BP – Beberapa masyarakat di Kecamatan Wolio mengeluhkan seringnya matinya air di daerah mereka. Dibeberapa wilayah, bahkan sudah seminggu lebih air tidak mengalir dirumah masyarakat.
Salah satu warga Palatiga, Erni mengatakan, air di daerahnya hingga saat ini belum mengalir, terhitung sudah 10 hari. Hal ini membuatnya cukup kesal, air tidak mengalir ditegah tingginya kebutuhan akan air.
“Sudah 10 hari air tidak mengalir, saya juga tidak tahu kenapa lama begini, padahal rajin juga saya bayar iuran air,” kesalnya, Jumat (09/12).
Belum mengalirnya air dirumahnya, menghambat pekerjaannya dalam urusan rumah tangga. Sehingga mau tidak mau Erni dan keluarganya harus membeli air tangki sebagai solusi alternatif.
“Kalau begini kami tidak mencuci, banyak cucian menumpuk sudah dari dua hari lalu, terpaksa kami beli saja air yang di mobil, kalau tidak begitu tidak ada air di rumah,” tuturnya.
Erni berharap, adanya perhatian pemerintah untuk memperhatikan keluh kesah warga yang membutuhkan air. “Sampai sekarang tidak ada solusinya, pemerintah harusnya perhatikan juga hal seperti ini, karena warga itu sangat membutuhkan air,” katanya.
Warga lainnya yang tinggal di Tanah Abang, Karin mengatakan, berbeda dengan Palatiga, didaerahnya baru dua hari air tidak mengalir dirumahnya.
“Kalau kita disni beda, baru dua hari saja belum jalan, tidak tahu kenapa mati begini,” ungkapnya.
Karin juga berharap agar pihak terkait mencari solusi untuk mengatasi air yang sering mati tersebut. Dia cukup prihatin jika air tidak kunjung mengalir hingga 10 hari. (#)