Peliput : Kasrun

BURANGA,BP – Mantan Kepala Desa Kasulatombi, Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra) inisial EH yang diduga korupsi dana desa sebesar Rp 628 juta, rupanya saat ini ditangguhkan penahannya.

Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepolisian Resor (Polres) Butur Palaka mengatakan tersangka Kepala Desa Kasulatombi tersebut, saat ini sementara ditangguhkan penahanannya untuk berobat. Dikarenakan, EH sedang sakit muntah darah dan batuk darah.

Kendati demikian, kata Palaka, berkas perkara tetap dilanjutkan.

“Sementara ditangguhkan untuk berobat (muntah darah), namun berkas perkara tetap lanjut pak. Dan Batuk darah,” tulis Kanit Tipikor Polres Butur, Palaka saat dihubungi melalui WhatsApp, Jumat (4/3/2022).

Untuk diketahui, tersangka EH saat menjabat sebagai Kepala Desa Kasulatombi, Kecamatan Kulisusu Barat, Kabuten Butur, karena perbuatannya, telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 628.149.665.

Tersangka EH tidak sendiri dalam melakukan aksinya, ia bersama inisial HY yang menjabat sebagai Kepala Urusan Keuangan di Desa Kasulatombi.

baca juga: Sekda Butur Hardy Muslim Bantah Ada Kepsek Yang Dilantik Tidak Sesuai Dengan SK Yang Dikeluarkan Kepala BKPSDM Butur Alimin

Kerugian keungan negara yang disebabkan tersangka EH dan HY yakni dua tahun anggaran, yaitu 2019 dan 2020.(**)