Kadis Kesehatan Kota Baubau Dr Wahyu Foto Prasetyo M--BaubauPost

  • Wahyu: Alat TCM Sudah Berfungsi Untuk Memeriksa Sampel Swab

Peliput: Arianto W

BAUBAU, BP- Kota Baubau saat ini telah memiliki alat pemeriksaan sampel swab pasien terindikasi Covid19 yaitu Tes Cepat Molekuler (TCM).

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau Wahyu saat dikonfirmasi Baubau Post, Senin (14/09).

Kadis Kesehatan Kota Baubau Dr Wahyu Foto Prasetyo M--BaubauPost
Kadis Kesehatan Kota Baubau Dr Wahyu Foto Prasetyo M–BaubauPost

Pada dasarnya, TCM merupakan alat pendeteksi penyakit tuberculosis kebal obat atau TBC multi drug resistance. Namun perlu diketahui pula, kata Wahyu, alat ini dapat digunakan untuk memeriksa sampel swab pasien Covid19.

Kendati demikian, untuk memfungsikan TCM sebagai alat pendeteksi Covid19 maka diperlukan tiga komponen pendukung yaitu Cartridge, Segi Box, dan Software.

“Di Baubau sejak lama sebelum ada Covid19, alat ini sudah ada dan digunakan untuk pemeriksaan TBC. Sedangkan untuk memeriksa sampel swab itu TCM perlu dilengkapi yakni Segi Box untuk melindungi agar ketika diperiksa bakteri tidak kemana-mana, Cartridge dengan menggunakan sistem komputerisasi, dan satu cartridge itu satu sampel, kemudian software untuk membaca,” jelasnya.

Wahyu mengatakan, saat ini Kota Baubau telah memiliki 30 unit alat cartridge dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI, namun sejauh ini sudah ada beberapa cartridge yang digunakan untuk pemeriksaan pasien terindikasi Covid19.

Benar saja, dari beberapa sampel yang diperiksa, tercatat sebanyak tiga orang pasien dinyatakan positif Covid19.

“Cartridge ini kita minta di kementrian dan kita dapat 30 buah untuk 30 sampel,” ujarnya.

Walaupun dibatasi ketersediaan cartridge, namun Wahyu menegaskan bahwa alat TCM di Baubau sudah berfungsi untuk memeriksa sampel swab.

“Alat TCM Kota Baubau udah berfungsi untuk memeriksa sampel swab, walaupun ada keterbatasan dengan pemenuhan alat cartridgenya,” tutur Wahyu.

Sebagai informasi tambahan, saat ini Pemkot Baubau melalui Dinas Kesehatan telah memesan stok slcartridge ke Kemenkes RI. Berdasarkan laporan yang diterima oleh Wahyu, Kementrian akan mengirimkan 100 unit lebih cartridge dan dipastikan alat ini bakal tiba di Baubau dalam dua pekan mendatang.

“Sebelumnya ada 30 cartridge, dan kita sudah pakai setengahnya tapi kita sudah ajukan lagi ke kementrian, katanya sih sekitar dua minggu akan datang lagi 100 lebih cartridge,” terangnya.

“Kalau sudah dapat cartridge dengan jumlah agak besar lagi kan bisami membantu kalau ada sampel baru,” pungkasnya. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel:

WA TINI, WARGA LIA MAWI, KAB WAKATOBI MENGAMUK KARENA TIDAK DAPAT BANTUAN TERDAMPAK COVID 19

Seorang Warga Wakatobi bernama WaTini mengamuk di Kantor Desanya karena tidak mendapatkan bantuan terdampak Covid-19. Wa Tini merasa dianaktirikan karena senmua jenis bantuan yang disalurkan tak satu pun yang dia dapatkan. Meja dan kursi dalam kantor pun menjadi sasaran amukannya.@BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest