Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Pasar modern Alfa Midi di Kota Baubau dikomplen pelanggannya karena dalam struk yang dicetak sebagai bukti pembayaran tertera terdapat pemotongan uang pelanggan dengan tulisan peduli ekonomi dhuafa tanpa ada konformasi terlebih dahulu kepada pelanggan.

Bukti struk itu pun akhirnya diunggah di media sosial atas nama Dedi Hasriady, PNS dilingkup pemda Busel. dalam akun facebooknya Dedy Hasriady menuliskan pesan “Rampok gaya ALFAMIDI tampa Kompirmasi langsung potong uang kantong dan Dompet DUAFA kecil tapi kalau kali banyak”

Dalam struk belanja tersebut total 2 item harga 35,600, Peduli Ekonomi Duafa harga 400, total belanja harga 36,00, Tunai 100 dan kembalian 64.00 serta PPN 3,236. Pembayaran dikasir dilakukan pada tanggal 04 September 2021 pukul 21:11:43.

Unggahan itu pun ramai ditanggapi dalam media sosial, bahkan akun Sri hartati dalam boks dialog menuliskan “Bkn hx itu.harga2 yg ada nilai 100.200…smp 900 d blkgx dan akhirx kembalian d bulatkn itu mksudx apa,”. dan itu membingungkan pembeli.

Masih dalam dialog dalam facebook, Dedi Hasriadi, sengaja menunggah struk itu agar masyarakat yang berbelanja di Alfamidi memperhatikan struk yang dicetak oleh kasir Alfamidi. “bukan masalah keras kehidupan kasian masyarakat kita TDK tau uangnya di RAMPOK,” tulisnya.

Tanggapan lain juga datang dari netizen lain bernama Tusiman Nurasyid yang juga menyoroti cara pembayaran yang dilakukan oleh pihak Alfamidi. dia menuliskan, “Dedi Hasriady, hal ini sejak lama berlangsung, di medsos sdh sering orang komplain, tapi tdk ada itikad untuk memperbaiki. Seratus rupiah x banyak x waktu..=?…….#Maribelanjadiwarungtetangga..”

Sementara netizen Laode Syafal mengaku sudah pernah komplain,”Sy pernah komplain lansung sama kasirnx gini pak,,dan akhirnx mereka mengalah dan sy ambil permen sesuai uang yg tersisa harga kantong tsb,, ini harus ditindakq olh pihak depatemem terkait dlm Dep perdagan,”

Dialog panjang dalam akun facebook itu sangat ramai dan rupanya bukan cuma Dedi Hasriady saja yang sudah melakukan komplen tapi netizen lainnya juga mengaku mengalami hal yang sama, memotong uang pelanggan untuk donasi kaum dhuafa dan plastik berbayar tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu kepada pelanggan.

baca juga: Perdagperin Baubau Beri Pelatihan Pelaku Olahan Pangan Industri Rumahan
·
Wartawan media ini pun sudah mencoba menghubungi managemen Alfamidi di Kota Baubau untuk megkonformasikan masalah yang lagi viral di media sosial sebagaimana yang diunggah akun Dedi Hasriady, namun hingga berita ini dimuat, pihak managemen Alfamidi tidak bisa ditemui. (**)

One thought on “Alfamidi di Baubau di Komplen Karena Memotong Uang Pelanggan Untuk Peduli Ekonomi Dhuafa Tanpa Konfirmasi”

Comments are closed.