Gubernur Ali Mazi dijembatan Teluk Kendari

Laporan: Ardi Toris

SULTRA, BP-Di sela pidatonya, Gubernur Ali Mazi mengurai kisah nyata di balik Proyek Jembatan Teluk Kendari yang didesain dan masuk dalam RPJMD 2003-2008, di periode pertama Pemerintahan Gubernur Ali Mazi. Dalam keseluruhan program dalam Visi-Misi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur, Ali Mazi-Yusran Silondae, Jembatan Teluk Kendari dan Jembatan Tona adalah program prioritas.

 Gubernur Ali Mazi dijembatan Teluk Kendari
Gubernur Ali Mazi dijembatan Teluk Kendari

Dalam buku “Stelsel Masyarakat Sejahtera: Sultra Raya 2020” yang diterbitkan (2003) untuk merangkum seluruh program prioritas Ali Mazi-Yusran Silondae, terekam dengan baik bagaimana JTK didesain dan direncanakan anggarannya.

Dalam bentuk gagasan, JTK adalah impian daerah sejak gubernur pertama (Abdullah Silondae, -red.), yang berusaha diwujudkan oleh para gubernur selanjutnya —yang karena satu dan lain hal mengalami hambatan. Pada periode Gubernur Laode Kaimoeddin, JTK diangkat kembali berupa program, namun hanya terlaksana hingga berupa data sonder.

Di era pertama Gubernur Ali Mazi, JTK dijadikan program prioritas, dirancang (blue-print) dalam desain cable stayed yang menyerupai Golden Gate Bridge di Teluk San Fransisco, Amerika Serikat. Blue-print JTK juga bersama Jembatan Buton-Muna (JBN/Tona).

Dalam persiapan pembangunan JTK, masa periode pertama Gubernur Ali Mazi berakhir. Periode Gubernur Nur Alam dimulai. Diceritakan oleh Gubernur Ali Mazi, bahwa Gubernur Nur Alam bertemu dengannya untuk membahas kelanjutan JTK. “Kami bertemu dan Pak Nur Alam meminta untuk melanjutkan Proyek JTK dengan menggunakan blue-print yang sudah ada. Beliau meminta izin menggunakan desain JTK yang telah saya rancang. Saya mengizinkannya,” demikian Gubernur Ali Mazi.

Menurut Gubernur Ali Mazi, dalam mewujudkan JTK ini melalui proses yang sangat panjang di seluruh era kepemimpinan gubernur-gubernur sebelumnya, maka Gubernur Ali Mazi berpesan agar mengenai JTK tidak perlu dipolemikkan lagi. “JTK adalah manivestasi kinerja seluruh gubernur yang pernah memimpin Sulawesi Tenggara.”

Merampungkan inspeksinya, Gubernur Ali Mazi dan rombongan juga menuju Kendari New Port (KNP) untuk melihat lokasi jalan yang akan menghubungkan sprit KNP dengan sprit Kasilampe.

Pada akhirnya, setelah semua uji struktur pada JTK dan seluruh infrastruktur yang akan diresmikan tersebut siap, Gubernur Ali Mazi dan Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ridwan Bae akan menghadap Presiden Joko Widodo untuk melaporkan kesiapan JTK dan Kendari New Port untuk diresmikan.(**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

ISTRI & ANAK ANGGOTA TNI 1413/BUTON YANG DIBUNUH SEDIH SAKSIKAN PEMAKAMANNYA

ANGGOTA TNI 1413/BUTON YANG DIBUNUH SAAT TUGAS OLEH SEORANG PEMUDA DI KELURHAN NGKARING-NGKARING, KECAMATAN BUNGI, KOTA BAUBAU DIMAKAMKAN DENGAN UPACARA MILITER. ANAK DAN ISTRI ALMARHUM SERDA BASO HADANG TERLIHAT SANGAT SEDIH DAN PILU MENYAKSIKAN DETIK-DETIK UPACARA PEMAKAMAN SUAMINYA. SEMOGA ALMARHUM DITERIMA DISIS ALLAH SWT DAN KELUARGA YANG DITRINGGALKAN DIBERIKAN KETABAHAN HATI. AMIN. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest