Sekda Buteng Kostantimus Bukide

Peliput: Hengki TA

LABUNGKARI, BP – Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD-P) tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menambahkan alokasi anggaran untuk penanganan virus corona atau covid-19, sebesar kurang lebih Rp 18 miliar atau Rp 19 miliar.

Sekda Buteng Kostantimus Bukide
Sekda Buteng Kostantimus Bukide

Sekretaris Daerah (Sekda) Buteng H Kostantinus Bukide saat dikonfirmasi beberapa awak media mengatakan, di APBD perubahan untuk menyesuaika dengan perkembangan yang ada. Oleh sebab itu, ada penambahan dan pengurangan pada anggaran APBD sebelumnya.

“Selebihnya dalam penambahan perubahan APBD ini berasal dari Dana Intensif Daerah (DID) sebesar Rp 15 milyar dan masih bernuansa penanganan covid-19,” jelasnya.

iklan corona baubau
iklan

Lanjutnya, Pemkab Buteng masih terfokus pada penanganan covid-19, seperti pembangunan ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buteng sebesar kurang lebih Rp 7 milyar, termasuk untuk pengadaan Alat Kesehatan dan jaringan pengaman sosial.

Kemudian, untuk pembahasan APBD Perubahan tersebut sudah hampir selesai, pihaknya juga sudah menyelesaikan rapat Badan Musyawarah (Bamus) bersama DPRD Buteng, dimana membahas Kebijakan Umum APBD dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2020.

“Senin (28/09) kedepan, Bupati Buteng H Samahuddin SE akan menyampaikan nota keuangannya di APBD Perubahan,” tutupnya. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest