Peliput: La Ode Adrian

BAUBAU, BP – Lagi asik mancing di Bonecom, tiga pria masing-masing bernama Heri, Surianto, Ian tercengang melihat hantu jenis ‘popo’ terbang menuju pemukiman warga sekitar wilayah Bonecom, Rabu (7/12) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.
Surianto mengatakan, ia sangat kaget pada daerah perkotaan seperti ini, masih terdapat oknum tertentu yang menggunakan ilmu hitam, dengan menjelma sebagai hantu jadi-jadian seperti itu untuk memangsa anak bayi atau janin yang masih dalam kandungan.
“Di Wakatobi itu memang ada barang (hantu popo) seperti ini, tapi saya tidak sangka kalau seperti di Kota Baubau ini masih ada hantu popo ini,” heran Surianto yang baru tiba dari Wakatobi.
Sedangkan Heri mengatakan, ia tidak kaget melihat hantu tersebut, dikarenakan pada daerah asalnya, hantu jadi-jadian seperti popo tidak asing terlihat terbang lalu lalang diatas pemukima warga.
“Saya tidak kaget sebenarnya lihat popo itu, karena fokus mancing. Lagian di daerah saya banyak barang begituan, tapi jujur untuk di Baubau baru kali ini saya lihat,” kata Heri.
Dilanjutkan oleh Ian, itu sudah kedua kalinya ia melihat hantu dengan jenis yang sama. Dikatakan, hantu popo tersebut terbang rendah diatas laut dari arah seberang menuju pemukiman.
“Pertama kali saya lihat hantu itu di seputaran BPBD Kota Baubau yang dulu masih kantor Dinas PU lama, sekarang saya lihat lagi disi. Lumayan kaget ternyata barang ini masih ada, karena terakhir saya lihat itu sekitar 9 tahun lalu,” jelas Ian.
Untuk diketahui, popo adalah hantu jadi-jadian, dimana seorang yang memiliki ilmu hitam menjelma sebagai hantu tanpa badan, hanya kepala dan usus yang berkeliaran untuk memangsa anak bayi atau janin yang masih dalam kandungan. Dalam operasinya, popo biasa menyimpan raganya pada ketinggian yang sukar dijangkau oleh orang lain. Dan selama terbang untuk mencari mangsa, popo terang seperti kobaran api, ada juga yang menyala redup. (*)