Gubernur Sultra H Ali Mazi

Laporan: Ardi Toris

SULTRA, BP-Kementerian PUPR telah menggunakan Asbuton untuk pembangunan dan preservasi jalan. Kewajiban soal ini telah diatur melalui Permen PUPR Nomor 18 Tahun 2018 tentang penggunaan Asbuton untuk Pembangunan dan Preservasi Jalan.

Gubernur Sultra H Ali Mazi
Gubernur Sultra H Ali Mazi

Ada empat Surat Edaran (SE) yang mengatur pemanfaatan Asbuton secara teknis, yakni: SE Menteri PUPPR No.28/SE/M/2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Asbuton Campuran Asbuton Panas Hampir Dingin (CPHMA); SE Menteri PUPR No.39/SE/M/2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Lapis Tipis Asbuton Butur (Butur Seal); SE Menteri PUPR No.05/SE/M/2013 tetang Pedoman Pelaksanaan Lapis Penetrasi Makdam Asbuton (LPMA-Asbuton); dan SE Dirjen Bina Marga No. 06/SE/Db/2019 tentang Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (Revisi 1).

Total deposit Asbuton diperkirakan sebesar 663 juta ton, dan memiliki manfaat antara lain sebagai; aditif aspal, substitusif aspal, dan memenuhi kebutuhan aspal nasional lebih dari 100 tahun, serta dapat membuka lapangan kerja lebih luas.

Pada tahun 2020, Asbuton telah digunakan di 25 Provinsi dengan total 42.871 ton untuk penanganan jalan sepanjang 793 Km.

Menteri Basuki mengatakan pemanfaatan Asbuton untuk pembangunan dan penanganan jalan merupakan bagian dari pelaksanaan kebijakan penggunaan produk dalam negeri. Peningkatan dan pembangunan jalan bertujuan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan pengendara. “Kondisi jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat,” ujar Menteri Basuki.

Asbuton tidak sama dengan aspal minyak dari sisi teknologi. Teknologi Asbuton terus dikembangkan oleh Kementerian PUPR, baik dari sisi jaminan kualitas dan teknik penghamparan, di antaranya Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA), Lapis Penetrasi Macadam Asbuton (LPMA), Campuran Beraspal dengan Asbuton, Butur Seal, Cape Buton Seal, dan Asbuton Campuran Aspal Emulsi.

Hingga saat ini, progres pemanfaatan Asbuton untuk Infrastruktur Nasional T.A. 2020 sebesar 80 persen. Jalan nasional sepanjang 173 Km yang sedang dikerjakan di Sulawesi Tengah sepenuhnya menggunakan Asbuton.

Asbuton memiliki potensi pemanfaatan per tahun sebesar 167.182 ton. Artinya 25 persen akan diserap untuk peningkatan dan pembangunan jalan nasional. Panjang jalan yang ditangani dengan overlay (pelapisan ulang) setiap tahun, yakni; jalan nasional 1.120 Km, jalan provinsi 220 km, dan jalan kabupaten 1.822 km.

Teknologi pemanfaatan Asbuton yang populer digunakan adalah CPHMA yang merupakan produk campuran beraspal siap pakai. CPHMA memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan campuran sejenis, antara lain; konstruksi perkerasan yang lebih merata dan homogen serta kerataan permukaan yang lebih baik.

BACA JUGA: Hanya Butuh Tiga Tahun, Aspal Buton Melejit dan Siap Masuk Pasar Internasional

Pencampuran dilakukan secara pabrikasi, kemudian didistribusikan dalam bentuk kemasan dan selanjutnya dihampar dan dipadatkan secara dingin (pada temperatur udara). Teknologi ini bermanfaat untuk pembangunan jalan di daerah terpencil dan pulau-pulau kecil yang tidak memiliki akses ke alat pencampur aspal (Asphalt Mixing Plan; AMP).(*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

One thought on “Aspal Buton Digunakan Bangun 793 KM Jalan di 25 Provinsi di Indonesia”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest