Aswiadi

Peliput: Zul Ps

WANGI-WANGI,BP – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Wakatobi Aswiadi menegaskan jika terdapat oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dan mengatasnamakan Dinas terkait untuk mempolitisasi bantuan dari kementrian yakni Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) maka harap untuk dilaporkan.

Aswiadi
Aswiadi, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Wakatobi mengatakan laporkan bila ada yang politisisasi bantuan BSPS

Hal ini juga sekaligus untuk menepis isu mering tentang dirinya, jika melakukan politisasi menggunakan bantuan kementrian tersebut untuk mendukung dan mengarahkan untuk memilih salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada percaturan di 9 Desember 2020 ini.

BACA JUGA: Ditanyai Perihal Rencana Program Kerja, Kabid Perumahan Wakatobi Enggan Berkomentar Banyak

“Kalau ada yang mengatasnamakan itu ya harus melaporkan ke tim tehnis, termaksud fasilitator. Tim tehnis itu termaksud dari dinas, unsur desa dan unsur kecamatan. Ada tiga unsur itu, yang tugasnya mengawasi,” ungkpanya saat diwawancarai awak media Baubaupost pada Selasa (13/10).

Kata dia, dirinya tidak pernah turjun kelapangan melakukan hal tersebut, namun pihaknya juga menitik beratkan agar tim teknis dan masyarakat dapat mengawasi jalannya bantuna tersebut sampai kemasyarakat, sehingga penerima bantuan tersebut benar-benar penerima yang layak dan berpenghasilan rendah.

“ Menyangkut politik itu terserah pada masyarakat. Yang jelas dalam perdesa itu sudah dilakukan pendataan, ini loh yang tidak layak huni, dan itu sudah kami kirim ke Kementrian (Kementrian PUPR RI_Red). Yang menentukan siapa yang dapat itu, menjadi kewenangan fasilitator kementrian.” Katanya.

Aswiadi juga menjelaskan, tugas dari Kabupaten adalah bagaimana mengidentifikasi masyarakat yang tidak layak huni dalam hal ini melakukan pendataan. Namun jika terdapat masayarakat yang kemudian memiliki rumah yang tidak layak huni maka dapat juga melakukan laporan pada Dinas terkait untuk dilakukan pengecekan kelayakan.
“ Kalau ada yang mengatasnamakan itu tentu sudah oknum yang tidak bertanggung jawab, Difacebook saya liat itu, saya juga tidak pernah melakukan pendataan. Tugas kami disini adalah melalukan monitoring, berjalan atau tidak itu, itu tugas kami selaku tim tehnis adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan BSPS,” tukasnya(*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest