Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP-Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra), dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra menggelar Rapat Koordinasi, yang diikuti langsung oleh Pelaksana tugas (Plt.) Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse.


Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di ruang kerja Wali Kota Baubau pada Kamis (24/2/2022) tersebu, guna membahas upaya penanganan terhadap kerusakan infrastruktur publik, dan warung pedagang kuliner di Kota Baubau pasca diterpa cuaca buruk yang terjadi pada Senin 21 Februari 2022 lalu.
“Rapat ini guna membicarakan tentang langkah-langkah apa yang akan dilakukan oleh pemerintah Kota maupun pemerintah Provinsi, dalam memberikan solusi dan tanggap darurat terhadap dampak dari cuaca buruk yang terjadi kemarin,” kata La Ode Ahmad Monianse saat ditemui sejumlah media usai mengikuti rapat tersebut.
Orang nomor satu di Kota Baubau ini menambahkan, hasil pembahasan dalam rapat tersebut, pihaknya bersama BPBD Sultra sepakat untuk mengambil langkah awal, yaitu melakukan identifikasi masalah dan kerusakan dari infrastruktur publik dan tempat usaha para pedagang kuliner akibat cuaca buruk tersebut.
Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse mengatakan, dari hasil pemantauan dan identifikasi terhadap kerusakan dan tingkat kerugian yang dialami oleh masyarakat tersebut, pihaknya bersama Pemprov Sultra akan mengambil langkah, dengan kegiatan yang lebih terarah untuk pemulihan pasca bencana.

baca juga: Terdampak Cuaca Ekstrem, 30 Pedagang Wameo Terima Bantuan Pemkot Baubau
“Kita identifikasi dulu masalahnya, kemudian kita lihat kira-kira Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Baubau akan melakukan apa. Mengenai warung para pedagang kuliner di pasar Wameo yang rusak akibat dari cuaca buruk itu, tentu kita akan merelokasi ke tempat yang lebih aman di sekitar pasar Wameo,” tutupnya.(**)