Peliput: Darson

BURANGA, BP – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) telah menyerahkan secara resmi Draf Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018. Dalam rancangan itu, belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp 622 miliar lebih.

Acara penyerahan tersebut berlangsung di gedung serba guna DPRD Butur, Rabu (6/12). Rapat tersebut dipimpin ketua DPRD Butur Muh Rukman Basri Zakariah, wakil ketua I Sujono dan wakil ketua II Abdul Salam Sahadia, dihadiri langsung Bupati Butur Abu Hasan. Selain itu, ikut hadir puluhan pimpinan SKPD lingkup Butur

Abu Hasan dalam sambutannya mengatakan, Nilai belanja daerah mengalami peningkatan 1,0 persen bila dibanding tahun 2017. Dimana pada tahun dimaksud peruntukan belanja daerah sebesar Rp 616 miliar lebih.

“Untuk anggaran sebesar itu akan diproyeksikan pada belanja tidak langsung sebesar Rp 287 miliar lebih. Kemudian belanja pegawai sebesar Rp 178 miliar lebih atau 28,6 persen dari total belanja daerah,” katanya.

Selanjutnya peruntukan belanja hibah sebesar Rp 2 miliar lebih, belanja bagi hasil kepada desa sebesar Rp 440 juta lebih, dan alokasi dana desa sebesar Rp 42 miliar lebih, serta transfer dana desa sebesar Rp 59 miliar lebih dan belanja lain-lainnya yang sudah dituangkan.

Sementara itu untuk belanja langsung, pemerintah Kabupaten Butur memproyeksikannya sebesar Rp 334 miliar lebih.

Secara keseluruhan target pendapatan daerah pada 2018 mendatang sebesar Rp 613 miliar lebih dan belanja daerah sebesar Rp 622 miliar lebih.

Dengan perhitungan itu maka APBD Kabupaten Buton Utara tahun anggaran 2018 dipastikan mengalami defisit sebesar Rp 9 miliar lebih.

“Meski begitu defisit tersebut akan ditutup melalui surplus pembayaran daerah sehingga APBD tahun anggaran 2018 mengalami anggaran seimbang,” jelas dia. (*)

Pin It on Pinterest