Laporan: Amat Jr

BAUBAU, BP- Pemerintah Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana memilih Kota Baubau sebagai salah satu daerah penyelenggaraan Koordinasi dan Sinkronisasai pelembagaan pemenuhan hak anak yang menjadi kewenangan provinsi Sultra, Kamis (16/06), di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Baubau.

Kadis P3A Kota Baubau Ir Wa Ode Muhibah Suryani dalam sambutannya menmberikan penghargaan yang sebesar-besarnya atas terlaksananya koordinasi dan sinkronisasi pemenuhan jak anak itu di Kota Baubau.

Muhibah Suryani berharap melalui forum ini dapat menghasilkan rumusan yang mebawa kemajuan dan perbaikan bagi Kota Baubau dalam perjuangan mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) tahun 2023 dapat terwujud.

Sementara itu, Asisten I Kota Baubau Tamsir Tamim sekaligus mewakili Sekda Kota Baubau Roni Muhtar membuhka kegiatan itu mengatakan Pemkot Baubau telah melahirkan Perwali nomor 22 tentang kebijhakan Kota Layak Anak.

“Secara operasioanl untuk mewujudkan Perwali nomor 22 tersebut Pemerintah Kota Baubautelah membentuk kelurahan, kecamatan, puskesmas, serta sekolah layak anak sebagai bentuk keseriusan dari pemerintah daerah mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya.

Dia pun mengajak kepada semua pihak agar menggerakan terus membangun Baubau sebagai Kota Layak Anak (KLA).

baca juga: Arie Kriting Sebut Pelaku yang Coret-Coret Meriam Keraton Buton Ditemukan

kegiatan itu selain dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Baubau Wa Ode Nursanti Monianse juga dihadiri perwakilan dari Polres Baubau, Dinas Kesehatan, Disdikbud Kota Baubau, Dishub Kota Baubau, Pimpinan Koran Harian Baubau Post, Dinas Capil, Dinsos Kota Baubau dan unsur terkait. (**)