Kepala Dinas Sosial Kota Baubau Abdul Rajab

Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Sosial (Dinsos) mulai menyalurkan bantuan Covid-19 tahap II kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan tersebut bersumber dari alokasi Dana Intensif Daerah (DID) yang diperoleh Kota Baubau dari pemerintah pusat.

 Kepala Dinas Sosial Kota Baubau Abdul Rajab
Bersumber dari DID, Dinsos Baubau Mulai Salurkan Bantuan Covid Tahap II.demikian Kepala Dinas Sosial Kota Baubau Abdul Rajab

Kepala Dinas Sosial Kota Baubau Abdul Rajab saat ditemui media diruang kerjanya, Rabu (14/10) mengatakan penyaluran bantuan Covid-19 tahap I berupa beras 36 kg, Telur 1 rak dan minyak goreng 2 liter untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dananya bersumber dari APBD Kota Baubau melalui Belanja Tidak Terduga (BTT).

” Dan untuk Tahap II ini, berdasarkan pertimbangan dari teman-teman di tim anggaran, karena ada alokasi dana DID dari pusat ada peruntukan untuk jaring pengaman sosial dalam bentuk Sembako,” ujar Abdul Rajab.

Ia mengatakan, jumlah keselurahan KPM Kota Baubau sebanyak 22 ribu Kepala Keluarga (KK) dan saat ini DID dari pusat yang telah ada dipihaknya berjumlah Rp 4 miliar yang hanya bisa mengakomodir 9250 KPM dan masih ada sisa 13 ribu KPM. Olehnya itu untuk sementara pihaknya melakukan penyaluran bantuan kepada 9250 KPM dibeberapa kecamatan seperti Lea-lea, Bungi, Sorawolio, Kokalukuna, Betoambari dan Murhum sebagian.

” Belum seluruhnya kecamatan, karena dana ini (DID) bertahap, tahap pertama DID itu hanya sekitar Rp 4 miliar. Diusulkanlah lagi masih ada dana Rp 6 miliar di DID juga dan itulah yang mengakomodir 13 ribu KMP ini, jadi tetap masyarakat akan mendapatkan seluruhnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dinsos hanya menerima data penerima bantuan Covid-19 bersumber dari kelurahan. Untuk menghindari penerima bantuan dobol, pihaknya memberi kuasa untuk kepada kelurahan untuk segera diganti kepada masyarakat yang belum menerima bantuan dalam bentuk program apapun.

BACA JUGA: Dinsos Baubau Rencana Akomodir Penerima Bantuan Provinsi dalam Bansos Tahap II

” Ketika menurut pak lurah bahwa orang ini sudah menerima diprogram lain seperti BST, PKH, BPMT, eksekusi pada saat itu gantikan kepada yang berhak. Jadi kita berikan kewenangan kepada pak lurah dan itu ada berita acara pergantian,” terangnya.

Ia menghimbau, kepada 13 ribu KPM yang belum menerima bantuan Covid tahap II untuk bersabar menunggu turunnya DID tahap II. (**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest