Laporan: Amran

BAUBAU, BP- Malang benar nasib sang bocah yang masih berusia 6 tahun kena bacok dari ayah kandungnya sendiri berinisial LH (51), di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Korban dibacok yang berusaha melindungi ibunya yang hendak dianiaya LH karena yang sudah diselimuti cemburu.

Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo SIK

“Pelaku LH sebenarnya hendak mengayunkan parang kepada istrinya yang berinsial M namun tak disangka sang bocah tiba-tiba memeluk ibunya hingga akhirnya parang itu mengenai tangan korban,” kata Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo, Selasa (31/5/2022).

Kapolres Baubau mengungkapkan kronologis peristiwa tersebut yaitu korban awalnya tidur bersama ibunya berinisial M di kamarnya, sekitar pukul 00.10 Wita, Senin (30/5). Pelaku LH yang sedang mabuk tiba-tiba datang menghampiri keduanya sambil marah-marah kepada M.

Pelaku LH menuding istrinya berselingkuh dengan pria lain. LH yang gelap mata lantas pergi mengambil parang.

“Tidak lama kemudian pelaku datang kembali ke dalam kamar dengan membawa sebilah parang dari dapur,” ujarnya.

Sambil memegang parang, pelaku mengancam akan membunuh korban. Saat keributan kian tak terkendali, sang bocah dan ibunya terbangun dari tidurnya.

“Pelaku bilang ‘saya bunuh kamu, saya bunuh kamu’. Mendengar suara ribut-ribut itu M dan korban langsung terbangun,” ujar dia.

LH yang emosi berusaha membacok istrinya. Sementara korban spotan memeluk ibunya saat diserang LH.

“Tiba-tiba saja korban terkena benda tajam (parang) yang digunakan oleh pelaku, sehingga tangan kanan korban mengalami luka sobek akibat terkena benda tajam yang dipegang oleh pelaku,” ujarnya.

Erwin mengungkapkan tujuan pelaku LH sebenarnya bukan menganiaya sang buah hati, namun ingin menganiaya sang istri.

“Sehingga tujuan utamanya M untuk dianiaya, tapi korban langsung memeluk M sehingga ayunan parang dari pelaku mengenai tangan korban,” ujarnya.

baca juga: Hari Ketiga Pelayaran, Laskar Rempah Dapatkan Materi (Cara) Bertahan di Laut

“Motifnya pelaku curiga bahwa korban selingkuh,” sambung Erwin.

Melihat anaknya jadi korban, M langsung melaporkan LH ke polisi. Pelaku kemudian ditangkap polisi tak lama setelah kejadian.(**)