Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Baubau mengumumkan inflasi dari 90 kota di Indonesia termasuk inflasi di Kota Baubau. Berdasarkan rilis yang diterima Baubau Post, Kepala BPS Baubau Towedy Marthinus Layico S.Si mengungkapkan pada Juli 2022 untuk Kota Baubau terjadi inflasi sebesar 1,43 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,89.

Dia mengatakan dari 90 kota yang menghitung IHK, 90 kota tersebut mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kendari sebesar 2,27 persen dengan IHK sebesar 113,98 dan inflasi terendah terjadi di Pematang Siantar sebesar 0,04 persen dengan IHK sebesar 112,53 dan Tanjung sebesar 0,04 persen dengan IHK 113,88.

Kepala BPS Baubau Towedy Marthinus Layico S.Si

Secara umum kepala BPS Baubau itu mengatakan inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks harga lima kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,50 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,09 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,05 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,30 persen; serta kelompok transportasi sebesar 5,73 persen.

Kemudian kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,03 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami deflasi sebesar 0,25 persen. Sedangkan kelompok kesehatan; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; kelompok pendidikan; serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran tidak mengalami perubahan indeks harga.

“Tingkat inflasi tahun kalender Juli 2022 sebesar 6,58 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2022 terhadap Juli 2021) mencapai 6,81 persen.

Towedy membeberkan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Juli 2022, antara lain: angkutan udara; bawang merah; cabai rawit; ikan kembung/gembung/banyar/gembolo/aso-aso; kangkung; kacang panjang; sawi hijau; daun kelor; terong; serta bayam.

“Namun ada juga beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada Juli 2022, antara lain: ikan layang/benggol; minyak goreng; ikan cakalang/sisik; tomat, cumi-cumi, emas perhiasan; ikan bubara; ikan tuna; tempe; serta kopi bubuk.

Berikut Data Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Juli 2022

  1. Indeks Harga Konsumen/Inflasi Menurut Kelompok

Perkembangan harga berbagai komoditas pada Juli 2022 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS di Kota Baubau, pada Juli 2022 terjadi inflasi sebesar 1,43 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,30 pada Juni 2022 menjadi 112,89 pada Juli 2022. Tingkat inflasi tahun kalender Juli 2022 sebesar 6,58 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2022 terhadap Juli 2021) sebesar 6,81 persen.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks harga lima kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,50 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,09 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,05 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,30 persen; serta kelompok transportasi sebesar 5,73 persen.

Kemudian kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,03 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami deflasi sebesar 0,25 persen. Sedangkan kelompok kesehatan; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; kelompok pendidikan; serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran tidak mengalami perubahan indeks harga.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Juli 2022, antara lain: angkutan udara; bawang merah; cabai rawit; ikan kembung/gembung/banyar/gembolo/aso-aso; kangkung; kacang panjang; sawi hijau; daun kelor; terong; serta bayam. Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga pada Juli 2022, antara lain: ikan layang/benggol; minyak goreng; ikan cakalang/sisik; tomat, cumi-cumi, emas perhiasan; ikan bubara; ikan tuna; tempe; serta kopi bubuk.

Pada Juli 2022 dari 11 kelompok pengeluaran, 7 kelompok memberikan andil/sumbangan terhadap tingkat inflasi secara keseluruhan di Kota Baubau serta 4 kelompok tidak memberikan andil/ sumbangan terhadap tingkat inflasi.

Kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan terhadap tingkat inflasi, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,4466 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,0063 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,0096 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,0135 persen; kelompok transportasi sebesar 0,9698 persen; kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar -0,0020 persen; serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar -0,0145 persen.

Sementara kelompok pengeluaran yang tidak memberikan andil/sumbangan terhadap tingkat inflasi secara keseluruhan adalah kelompok kesehatan; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; kelompok pendidikan; serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran.

1.1. Makanan, Minuman, dan Tembakau

Kelompok ini pada Juli 2022 mengalami inflasi sebesar 1,50 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 110,66 pada Juni 2022 menjadi 112,32 pada Juli 2022.

Dari 3 subkelompok pada kelompok ini, 2 subkelompok mengalami inflasi, yaitu subkelompok makanan sebesar 1,78 persen serta subkelompok rokok dan tembakau sebesar 0,76 persen. Sedangkan subkelompok minuman yang tidak beralkohol mengalami deflasi sebesar 0,61 persen.

Kelompok ini pada Juli 2022 memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi sebesar 0,4466 persen. Beberapa komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi, yaitu: bawang merah 0,2461 persen; cabai rawit 0,0786 persen; ikan kembung/gembung/banyar/gembolo/aso-aso 0,0448 persen; kangkung 0,0409 persen; kacang panjang 0,0393 persen; sawi hijau 0,0390 persen; daun kelor 0,0322 persen; terong 0,0320 persen;

bayam 0,0290 persen; rokok kretek filter 0,0282 persen; cabai merah 0,0242 persen; mie kering instant 0,0229 persen; ayam hidup 0,0224 persen; kol putih 0,0167 persen; jagung mude/putren 0,0164 persen; daging sapi 0,0092 persen; susu bubuk untuk balita 0,0058 persen; makanan ringan/snack 0,0040 persen; susu bubuk 0,0038 persen; rokok putih 0,0031 persen; ikan asap 0,0022 persen; susu kental manis 0,0021 persen; kentang 0,0020 persen; ikan baronang 0,0019 persen; susu bubuk untuk bayi 0,0007 persen; daging ayam ras 0,0007 persen; tepung terigu 0,0007 persen; minuman kesegaran 0,0006 persen; labu parang/manis/merah/kuning 0,0002 persen; susu bubuk untuk wanita hamil 0,0002 persen; serta sirop 0,0001 persen.

1.2. Pakaian dan Alas Kaki

Kelompok ini pada Juli 2022 mengalami inflasi sebesar 0,09 persen atau terjadi kenaikan indeks harga dari 104,62 pada Juni 2022 menjadi 104,71 pada Juli 2022. Subkelompok pakaian mengalami inflasi sebesar 0,12 persen dan subkelompok alas kaki stabil/tidak mengalami perubahan indeks harga. Kelompok ini secara keseluruhan memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi sebesar 0,0063 persen yang diberikan oleh komoditas kaos kaki anak sebesar 0,0040 persen dan seragam sekolah

1.3. Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga

Kelompok ini pada Juli 2022 mengalami inflasi sebesar 0,05 persen atau terjadi kenaikan indeks harga yaitu sebesar 103,61 pada Juni 2022 menjadi 103,66 pada Juli 2022. Subkelompok yang mengalami inflasi, yaitu subkelompok pemeliharaan, perbaikan, dan keamanan tempat tinggal/perumahan sebesar 0,02 persen serta subkelompok listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,14 persen. Sedangkan subkelompok sewa dan kontrak rumah serta subkelompok penyediaan air dan layanan perumahan lainnya serta stabil/tidak mengalami perubahan.

Kelompok ini pada Juli 2022 memberikan sumbangan/andil terhadap inflasi secara keseluruhan sebesar 0,0096 persen yang diberikan oleh komoditas tarif listrik sebesar 0,0087 persen serta besi beton sebesar 0,0007 persen.

1.4. Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga

Kelompok ini pada Juli 2022 mengalami inflasi sebesar 0,30 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 109,90 pada Juni 2022 menjadi 110,23 pada Juli 2022.

Dari 6 subkelompok pada kelompok ini, 2 subkelompok mengalami inflasi, yaitu subkelompok peralatan rumah tangga sebesar 0,17 persen; serta subkelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin sebesar 0,68 persen. Sedangkan subkelompok furnitur, perlengkapan dan karpet; subkelompok tekstil rumah tangga; subkelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum; serta subkelompok peralatan dan perlengkapan perumahan dan kebun stabil/tidak mengalami perubahan.

Kelompok ini pada Juli 2022 memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi sebesar 0,0135 persen. Beberapa komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi, yaitu sabun cair/cuci piring sebesar
0,0091 persen; sabun detergen bubuk/cair sebesar 0,0032 persen; kulkas/lemari es sebesar 0,0012 persen; serta magic com/magic jar/rice cooker sebesar 0,0001 persen.

1.5. Kesehatan

Kelompok ini pada Juli 2022 stabil atau tidak mengalami kenaikan indeks harga yaitu sebesar 109,77 pada Juni 2022 dan Juli 2022. Subkelompok obat-obatan dan produk kesehatan; subkelompok jasa rawat inap; subkelompok jasa rawat jalan; dan subkelompok jasa kesehatan lainnya stabil/tidak mengalami perubahan indeks harga dan tidak memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi secara keseluruhan.

1.6. Transportasi

Kelompok ini pada Juli 2022 mengalami inflasi sebesar 5,73 persen atau terjadi kenaikan indeks harga dari 135,22 pada Juni 2022 menjadi 142,97 pada Juli 2022. Dari 4 subkelompok pada kelompok ini, 1 subkelompok mengalami inflasi, yaitu subkelompok jasa angkutan penumpang sebesar 10,67 persen. Sedangkan subkelompok pembelian kendaraan; subkelompok pengoperasian peralatan transportasi pribadi; serta subkelompok jasa pengiriman barang stabil/tidak mengalami perubahan indeks harga.

Kelompok ini pada Juli 2022 memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi secara umum sebesar 0,9698 persen yang diberikan oleh komoditas angkutan udara sebesar 0,9706 persen serta solar

1.7. Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan

Kelompok ini pada Juli 2022 mengalami deflasi sebesar 0,03 persen atau terjadi penurunan indeks harga yaitu dari 98,92 pada Juni 2022 menjadi 98,89 pada Juli 2022.

Dari 4 subkelompok, subkelompok peralatan informasi dan komunikasi mengalami deflasi sebesar 0,06 persen, sedangkan subkelompok jasa keuangan; subkelompok asuransi serta subkelompok layanan informasi dan komunikasi stabil/ tidak mengalami perubahan indeks harga.

Kelompok ini pada Juli 2022 memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi secara keseluruhan sebesar -0,0020 persen yang diberikan oleh komoditas televisi berwarna sebesar -0,0015 persen.

1.8. Rekreasi, Olahraga, dan Budaya

Kelompok ini pada Juli 2022 stabil atau tidak mengalami perubahan indeks harga yaitu sebesar 113,82 pada Juni 2022 dan Juli 2022. Dari 4 subkelompok pada kelompok ini, subkelompok koran, buku dan perlengkapan sekolah; subkelompok barang rekreasi lainnya dan olahraga; subkelompok layanan rekreasi dan olahraga; serta subkelompok layanan kebudayaan stabil/tidak mengalami perubahan indeks harga.

1.9. Pendidikan

Kelompok ini pada Juli 2022 stabil/tidak mengalami perubahan indeks harga yaitu sebesar 104,35. Dari 4 subkelompok pengeluaran, subkelompok pendidikan dasar dan anak usia dini; subkelompok pendidikan menengah; subkelompok pendidikan tinggi; dan subkelompok pendidikan lainnya stabil dan tidak memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi. Tingkat inflasi tahun ke tahun kelompok ini mencapai 0,43 persen.

1.10. Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran

Kelompok ini pada Juli 2022 stabil/tidak mengalami perubahan indeks harga yaitu sebesar 109,40. Subkelompok jasa pelayanan makanan dan minuman tidak mengalami perubahan indeks harga dan tidak memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi secara keseluruhan. Tingkat inflasi tahun kalender dan tingkat inflasi tahun ke tahun kelompok ini mencapai 0,26 persen.

1.11. Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya

Kelompok ini pada Juli 2022 mengalami deflasi sebesar 0,25 persen atau terjadi penurunan indeks harga dari 114,28 pada Juni 2022 menjadi 114,00 pada Juli 2022. Dari 3 subkelompok pada kelompok ini, subkelompok perawatan pribadi mengalami inflasi sebesar 0,05 persen, serta subkelompok perawatan pribadi lainnya mengalami deflasi sebesar 0,81 persen. Sedangkan subkelompok jasa lainnya stabil/tidak mengalami perubahan indeks harga. Kelompok ini pada Juli 2022 memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi secara keseluruhan sebesar -0,0145 persen yang diberikan oleh komoditas emas perhiasan sebesar -0,0160 persen.(*)

baca juga: Dr Bere Ali: 60 Tahun Berproses Laporo Sudah Berubah, Maju, dan Berpengalaman