-Iptu Helga: Mereka Dikenakan Wajib Lapor Karena Masih Dibawah Umur

Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP – Polsek Murhum, Polres Baubau mengamankan lima pelaku aksi pelempar batu dikawasan Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 2 Baubau yang terjadi Selasa siang, 18 Januari 2022. Pelaku yang diamankan merupakan pelajar dari Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Baubau dan pelajar SMAN 2 Baubau.

Kapolsek Murhum Iptu Helga

Kapolsek Murhum Iptu Helga saat ditemui Baubau Post, Rabu (19/01) mengatakan, aksi pelemparan tersebut dilakukan secara spontanitas oleh pelajar SMKN 2 Baubau dikawasan SMAN 2 Baubau yang mana pelajarnya pada saat itu masih melaksanakan proses belajar mengajar.

” Belum terjadi tawuran, hanya pelajar SMKN 2 itu spontanitas melempar batu, sementara anak SMAN 2 masih dalam kegiatan belajar mengajar, akhirnya tersulutlah emosi pelajar SMAN 2,” ujarnya.

Ia mengatakan, atas kejadian tersebut pihak Polsek murhum mengamankan lima pelajar yang terdiri dari tiga pelajar SMKN 2 Baubau dan dua pelajar dari SMAN 2 Baubau.

” Mereka kita kenakan wajib lapor saja sebagai bentuk pertanggung jawaban atas aksi meraka dan ini juga sebagai efek jerah. Kemarin kita sudah melakukan mediasi bersama orang tua para siswa dan kedua belah pihak sekolah untuk nantinya diserahkan kepada masing-masing sekolah. Kami melakukan mediasi secara kekeluargaan, karena mereka masih anak dibawah umur yang butuh pendampingan dari orang tuanya dan sekolah,” jelasnya.

baca juga: Kepsek SMKN 2 Tidak Tahu Siswanya Melakukan Aksi Pelemparan Batu di SMAN 2 Baubau

Tidak lupa, Iptu Helga menghimbau kepada orang tua dan pihak sekolah untuk lebih melakukan pengawasan terhadap perilaku yang bisa merugikan para generasi muda, baik dilingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah. (*)

Comments are closed.