Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani disambut tari mangaru saat menghadiri ritual adat Ma'acia Sampuano, Desa Lapandewa Kaindea, Kecamatan Lapandewa


Peliput : Amirul
BATAUGA,BP-Proses adat ritual Ma’acia Sampuano masyarakat Lapandewa Kaindea Kecamatan Lapandewa dihadiri Bupati Buton Selatan, H. La Ode Arusani di Rumah Adat Galampa. Kamis (5/11).
Dalam proses adat ritual Ma,acia Sampuano tersebut digelar dengan mematuhi protokol kesehatan. H. La Ode Arusani disambut dengan Tari Tradisional Mangaru.

Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani disambut tari mangaru saat menghadiri ritual adat Ma'acia Sampuano, Desa Lapandewa Kaindea, Kecamatan Lapandewa
Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani disambut tari mangaru saat menghadiri ritual adat Ma’acia Sampuano, Desa Lapandewa Kaindea, Kecamatan Lapandewa

Turut hadir Ketua PKK Buton Selatan, Hj. Wa Ode Ruhania, sejumlah staf ahli, kepala OPD, Camat, Kepala Desa, perangkat adat, dan masyarakat setempat.

Bupati Busel Arusani mengatakan sangat berterima kasih, karena telah disambut antusias oleh masyarakat dalam kegiatan adat.

Kata Arusani, saat ini pemerintah daerah serius memperhatikan segala usulan bantuan untuk masyarakat. Hanya saja tahun 2020 ini usulan itu tidak dapat teralisasi karena anggaran sejumlah program masyarakat tersedot untuk penanganan Covid-19.

“Tahun ini banyak program yang digeser karena Covid. Tapi semua usulan masyarakat akan diperjuangkan pada 2021,” singkatnya.

Sementara, salah satu tokoh masyarakat, La Ucu, mengatakan dalam setahun masyarakat Desa Lapandewa Kaindea melaksanakan tiga kali ritual adat dalam setahun.

“Pertama acara adat Kandelia, kedua acara Bacua, dan ketiga Ma’acia Sampuano Galampa,” jelasnya.

Lanjutnya, khusus acara ritual adat Ma’acia Sampuano Galampa digelar selama tiga hari sejak Selasa 3 November 2020 lalu. Pada hari pertama yakni ritual Buebueano Kilopu yang dirangkaikan dengan acara Ba’atanda.

BACA JUGA: Pemkab Busel Bakal Inventalisir Seluruh Kegiatan Ritual Adat

“Hari kedua acara Sampuoano Galampa, dan hari ketiga yang merupakan puncak acara yakni Mangaru,” tuturnya.

Ia menambahkan, ritual adat ini merupakan prosesi ritual ucapan syukur kepada pencipta, sekaligus sebagai perekat tali silaturahim antar sesama insan manusia. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest