Peliput: Hengki TA

LABUNGKARI, BP – Sebagai perhatian pemerintah Kabuten Buton Tengah (Buteng) kepada masyrakat Suku Bajo di Kecamatan Mawasangka, Bupati Buteng H Samahuddin SE membangunkan sekolah terapung dan rumah ada Suku Bajo.

Bupati Buteng, H Samahuddin SE saat menyerahkan hadia pemenang lomba balapan perahu Mesin TS 24

Sekolah terapung yang dibangun di Kampung Nelayan, Kelurahan Watolo, bertujuan agar tidak ada anak-anak nelayan dan Suku Bajo yang putus sekolah karena alasan biaya atau jauh dari sekolah. Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri acara final lomba balapan perahu Mesin TS 24 di Kelurahan Mawasangka, beberapa waktu lalu.

“Potensi kecerdasan anak-anak Suku Bajo atau anak-anak nelayan pada dasarnya tidak kalah bersaing dengan anak-anak kebanyakan lainnya. Hanya saja, terkendala fasilitas atau sarana prasarana sekolah saja,” ungkap Samahuddin.

Lanjutnya, di tahun 2021 sebagai perhatian Bupati terhadap masyarakat Suku Bajo, pihaknya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan rumah adat Suku Bajo. Dimana, pembangunan rumah adat tersebut untuk lebih mengeksistensikan keberadaan Suku Bajo dalam interaksi sosial kemasyarakatan dengan suku-suku lainnya di Kabupaten Buteng.

“Ini sebagai perhatian serius saya kepada pemuka masyarakatnya dengan dibangunkan rumah adat untuk Suku Bajo,” tuturnya.

Orang nomor satu di Buteng itu juga meminta kepada para nelayan, untuk tidak menangkap ikan dengan cara menggunakan bom, Potas atau menggunakan bahan kimia yang dapat merusak terumbu karang. Apa bila ditemukan hal tersebut, akan dapat dikenakan sanksi hukum yang berat.

baca juga: Sembilan Bulan Sisa Masa Jabatan, Bupati Buteng Samahuddin Rotasi Puluhan Pejabat

“Bila tertangkap, pelaku akan langsung diamankan dan diproses hukum. Jadi saya meminta kepada para nelayan untuk tidak mengunakan Bom ikan,” tutupnya.(*)

One thought on “Bupati Buteng akan Bangun Sekolah Terapung dan Rumah Adat Suku Bajo di Mawasangka”

Comments are closed.