Peliput : Alan

LABUNGKARI, BP – Bupati Buton Tengah, H Samahuddin SE kukuhkan 131 pejabat fungsional yang terdiri Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lapangan Melai Kelurahan Lakudo Kecamatan Lakudo, Jumat (12/1).

Penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengukuhan pejabat fungsional tersebut sesuai dengan keputusan Bupati Nomor 660 Tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian Kepala Sekolah, Pengawas dan Guru Lingkup Buton Tengah.

Alasan dikukuhkannya 131 pejabat fungsional tersebut, Bupati Buton Tengah, H Samahuddin mengatakan, baru baru ini pihaknya dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah merubah nomenklatur seluruh SD dan SMP seKabupaten Buton Tengah, tentu hal ini mengakibatkan perbaikan nama sekolah baik SD maupun SMP untuk menertibkan administrasi data dapodik dan data keuangan yang wajib juga menyesuaikan nama sekolah lama dan baru pada SK kepala sekolah.

“Selain pengukuhan ini juga adalah sebuah promosi dari kepala sekolah menjadi pengawas sehingga ada beberapa pejabat kepala sekolah baru yang diangkat dari guru yang telah memenuhi syarat baik dari segi pangkat maupun dari segi kualifikasi pendidikan,” tutur Samahuddin.

Dilanjutkan, dirinya sangat menaruh harapan dalam peningkatan mutu pendidikan didaerah otonomi baru ini, untuk itu dirinya menitip pesan dalam upaya tersebut, seperti mengenai kedisiplinan, kepribadian hingga tingkah laku seorang guru.

Pertama, berikan contoh yang baik pada rekan rekan guru dan siswa disekolah serta masyarakat disekitar, mulai dari kedisiplinan, kepribadian hingga tingkah laku guru sehari hari. Kedua, selalu melakukan upaya meningkatkan kopentensi mengikuti perkembangan pendidikan. Ketiga, peduli kebutuhan guru, murid dan sekolah.

Itu adalah mewujudan pembangunan karakter, lanjut Samahuddin menegaskan, yang sangat dibutuhkan oleh dunia pendidikan, sebab guru adalah panutan di sekolah dan dicontohi oleh guru dan siswa maka dirinya yakin akan mewujudkan hasil yang lebih baik.

“Saya tekankan pada pengembangan karakter, karena dengan karakter yang baik maka akan lebih mudah meningkatkan mutu pendidikan, karena juga kita ingin menciptakan masyarakat yang cerdas kreatif dan terampil sehingga setiap individu dapat menujang pembangunan manusia seutuhnya,” tegas Samahuddin.(*)

Pin It on Pinterest